Dapat Ceramah Kasad TNI Jendral Marulli Simanjuntak, Kadisdikbud Lamteng : Kita Diberi Wawasan Geopolitik Global

INTAILAMPUNG.COM – Para peserta P3N (Pendidikan Penyiapan Pimpinan Nasional) 27 dan P4N (Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan) Lemhannas RI 2026 mendapat ceramah dari Kasad TNI Jendral Marulli Simanjuntak, M.Sc, diruang Auditorium Gadjah Mada, Rabu (8/4/2026).

Dimana salah satu peserta P3N dan P4N Lemhanas RI tahun 2026 itu adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, SE., M.Sos.I

Menurutnya, materi ceramah yang di berikan Kasad TNI itu mengenai pertahanan dan keamanan, “Kebijakan Pembinaan Kekuatan TNI Angkatan Darat di Era Modern”

“Ya, fokusnya pada revitalisasi kekuatan TNI yang adaptif dan sinergi nasional dalam mendukung Asta Cita (agenda Prabowo-Gibran) serta mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Nur Rohman, melalui pesan WhatsApp.

Sekaligus menekankan penguatan perspektif geopolitik, kebijakan publik, dan kepemimpinan strategis. Dinamika geopolitik dan ancaman modern, pergeseran paradigma merupakan acaman tidak lagi hanya konvensional (konflik bersenjata), melainkan mencakup ancaman hibrida, keamanan siber, dan upaya pihak asing mengincar sumber daya alam strategis Indonesia.

“Artinya, kita para peserta P3N dan P4N penting dalam wawasan geopolitik, pemimpin nasional harus memahami situasi geopolitik global, mengingat ketahanan nasional tidak bisa lepas dari dinamika luar negeri, terutama di kawasan yang mempengaruhi kepentingan Indonesia,” jelasnya.

Mulai tahun 2026, pembangunan kekuatan TNI AD ditekankan untuk tidak lagi berorientasi ke belakang, melainkan adaptif terhadap tantangan zaman modern.

Pertahanan semesta: TNI AD meningkatkan kesiapan baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk melindungi kedaulatan dan kekayaan alam.

Selain itu, fokus pada penguatan program pemerintah (Asta Cita) Sinergi TNI-Rakyat, dimana dalam ceramah ditekankan pada profesionalisme TNI AD yang harus menyatu dengan rakyat, terutama dalam membantu program pemerintah di wilayah perbatasan dan daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).

  Ketua PGK Lamteng M.Hefky Soroti Kinerja Kejari Lamteng Yang Dinilai Lamban Tangani Kasus Tipikor Koni

“Tentunya, saya berharap ilmu yang saya dapat selama mengikuti P3N dan P4N Lemhanas RI dapat saya jadikan, dan saya terapkan dilingkungan kerja, khususnya diKab.Lamteng,” harap Nur Rohman. (rki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *