Gelar Musrenbang Bupati Zainudin Ingin Program Menyentuh Masyarakat

Lampung Selatan, Intailampung.com –dannbsp;Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Dr. H. Zainudin Hasan, menekankan sebuah program kerja bukan hanya mementingkan asas kepentingan peribadi. Namun, sebuah program dapat menyentuh langsung kepada masyarakat.dannbsp;

Sehingga padadannbsp;pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamaran ini, Pemerintah Kabupaten Lamseldannbsp;akan lebih memperioritaskan program-program dalam bidang peternakan, pertanian dan minapolitan.dannbsp;

“Program lain sepertidannbsp;bidang, pendidikan dan infrastrukturdanlrm;, juga masih tetap menjadi fokus tersendiri. Secara bertahap, pembangunan di Bumi Khagom Mufakat akan terus ditingkatkan kualitasnya,” kata Zainudin, usai pelaksanaan Musrenbang, di GSG Betik Hati, Kecamatan Sidomulyo, Selasa (6/2/2018).

Terhadap pengembangan potensi pariwisata Kabupaten Lamsel 2018. Program pariwisata harus memiliki konsep yang benar-benar memiliki daya tarik bagi wisatawan. Apa keunggulan yang dimiliki Lampung Selatan, itulah yang di jual.dannbsp;dannbsp;

“Membangun itu jangan hanya sekedar gelar. Contoh dulu Pemkab punya konsep membangun hotel 56, itu untuk apa? Gak punya konsep itu, masa konsep dalam bentuk hotel seperti itu? Saya gak mau kerja yang seperti itu. Didalam bisnis, goalnya harus jelas,” ujar Zainudin.dannbsp;

Bupati Zainudin mengatakan, bahwa untuk menjalankan sebuah program kerja, ia menekankan kepada organisasi perangkat daerah (opd) harus melihat potensi yang ada.dannbsp;

“Kita lihat unggulan kita di Lampung Selatan ini apa? Baru kalau sudah jelas dijadikan konsep program kerja, yang bisa dijalankan bersama-sama,”terang Zainudin.dannbsp;

Jika sudah terbentuk program kerja, ini nantinya yang bakan menjadi tolak ukur OPD dalam mengerakkan visi dan misi bupati.dannbsp;

“Dinas Pariwisatanya datang, Dinas PUnya juga datangdanlrm;, Bidang Pendidikan juga hadir, Bappeda ada disitu, maka apa yang harus dikerjakan oleh masing-masing bidang ini? Mulai dari pengiklanan bisa melalui bagian Informasi dan Komunikasi (Infokom). Jangan sepenggal-sepenggal, sehingga dalam satu kali berjalan, bisa diwujudkan dalam satu tahun untuk bisa langsung menghasilkan,” katanya mencontohkan.(intai/brm).

Baca Juga

LAINNYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *