Beredar Vidio Indikasi Menjatuhkan Nama Paslongub, Bawaslu Minta Kepolisian dan Kominfo Telusuri

Bandar Lampung, INTAILAMPUNG.COM danndash; Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampungdannbsp; meminta pihak kepolisian dan Kominfo Provinsi Lampung untuk menelusuri dan mengusut tuntas oknum yang menyebarkan Vidio yang diindikasi sebagai bahan politik hitam (Black Campaign) untuk menjatuhkan salah satu pasangan calon (paslon) gubernur danndash; wakil gubernur di pilgub 27 Juni 2018 mendatang.

danldquo;Kita mendorong itu pihak kepolisian dan kominfo untuk dapat menilisik dan menelusuri video itu supaya tidak menimbulkan prasangka dan asumsi negative di masyarakat Lampung. Mereka juga memiliki peralatan yang canggih dan lebih memahami teknologinya,danrdquo;Kata Komisioner Bawaslu Provinsi Lampung, Ade Asyari, Kamis (31/5/2018).

Pihaknya menyayangkan adanya unggahan video berjudul pengakuan Sinta Melyati berdurasi sekitar 18.39 menit itu beredar luas di media sosial dan bisa diakses oleh semua pihak. danldquo;Kita sayangkan itu,danrdquo;ucapnya.

Ia berharap tim pemenangan, parpol pengusung dan paslon dapat bersama danndash; sama menjaga kondusifitas untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakatdannbsp; pasca digelarnya ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi tersebut.

danldquo;Pilgub ini kan digelar untuk mencari sosok calon pemimpin yang sesuai dengan keinginan rakyat dan bisa dipercaya dalam memajukan serta mensejahterakan masyarakat Bumi Ruwa Jurai untuk periode 2019-2024,danrdquo;pungkasnya.

Sebelumnya, Penyebaran video pengakuan Sinta Melyatidannbsp; di beberapa akun media sosial kuat dugaan dilakukan oleh pihak-pihak yang disinyalir berafiliasi dengandannbsp; pasangan calondannbsp; Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim dan terindikasi penyebaran video sepihak itu terindikasi dijadikan bahan black campaign untuk menjatuhkan Cagub Petahana M.Ridho Ficardo.

Penyebaran video black campaign yangdannbsp; merugikan Cagub Ridho pertama kali diketahui tersebar melalui pesan WhatsApp menggunakandannbsp; mlink You Tube dengan akun bernama Eka, Senin (28/05) lalu sedangkandannbsp; pada Selasa (29/05) akun Instagram relawan_arinal, juga memposting screenshhot video tersebut dengan melampirkan link berita dari media onlinedannbsp;bergelora.comdannbsp; memuat pengakuan Sinta yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

  Bawaslu Lamteng Tutup Mata Adanya Pelanggaran Pilkada

Asumsi yang munculdannbsp; jika Ada upaya pihak-pihak tertentu yang diduga dilakukan oleh orang-orang yang berafiliasi dengan Pasangan Arinal-Nunik untuk menyerang lawan politik dengan menyebarkan video tersebut sebagai media Black Campaign semakin terlihat dengan dibagikan di Grup WhatsApp danldquo;Diskusi Pilgub 2018 danldquo; bentukandannbsp; Ketua AMPG Kota Bandar Lampung, Seno Aji oleh salah satu anggota grup yakni Bisri Mustofa, alhasil kurang dari waktu satu menit komentar penghuni grup kontan bermunculan.dannbsp; (*)

Baca Juga

LAINNYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *