Dana Sertifikasi Guru Lamteng Triwulan IV Cair

Lampung Tengah, INTAILAMPUNG.COM – Dana sertifikasi guru triwulan IV cair. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah Syarif Kusen mengatakan, bahwa sebanyak 3.666 guru, yang ada di Lampung Tengah (Lamteng) terdiri dari guru TK, SD dan SMP akan terima dana sertifikasi.

“Pemerintah Kabupaten Lamteng telah mencairkan dana sertifikasi guru triwulan IV. Untuk jumlah tahap pertama sekitar Rp 4 miliar lebih. Dana sudah ditransfer ke masing-masing rekening guru,” kata Syarif Kusen. Minggu, (16/12) saat di konfirmasi.

Kata Syarif, dari total yang ada,  ada tambahan pengajuan 471 guru yang diusulkan. Dan dana sertifikasinya belum di cairkan. “Sudah di usulkan, dan dalam pengajuan ke BPKAD. Kemungkinan ini nanti di barengkan dengan dana Pengawas TK, SD, SMP. Karena memang usulan SK dari kementrian bertahap. Insaalloh Senin besok diproses,” ucapnya.

Terpisah, Bupati Loekman Djoyosoemarto imbau kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), gunakan bantuan operasional sekolah (BOS) dengan maksimal.

Bupati menegaskan, semua perangkat sekolah untuk tidak takut oleh oknum-oknum yang dapat merusak program anggaran sekolah. Menurutnya, semua kepala sekolah hanya harus menganggarkan semuanya.

“Pergunakan saja (BOS) sesuai dengan aturan yang ada. Jangan takut tamu-tamu yang selalu datang jika BOS sudah cair. Saya tahu itu. Jangan menghindar, jangan takut oleh tamu-tamu itu, kalai kita benar hadapi saja,” kata Loekman di selah pembagian Surat Keputusan (SK) unit pelayan tekhnis (UPT) di Aula BKPSDM, baru-baru ini.

Bupati menyatakan, terkait penyaluran BOS, Pemkab Lamteng telah melakukan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Sugih dan Polres Lamteng.”Kalau ada yang ancam-ancam lapor saja ke kita. Gak usah takut,” imbuhnya.

  MPLP Perpustakaan Berjalan dan Tempat Daur Ulang Limbah

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Ma nusia (BKPSDM) Lamteng, Candra Puasati menyatakan, hari ini (kemarin) diserahkan SK UPT kepada kepala sekolah dari sembilan kecamatan.

“Kecamatan Pubian, Padangratu, Anak tuha, Bumi Ratu Nuban, Way Pengubuan, Terus Nunyai, Terbanggi Besar, Gunung Sugih, Putra Rumbia, dan Anak Ratuaji. Dengan total jumlah 236 Kepala Sekolah SD dan SMP,” bebernya.

Candra menjelaskan, pembagian SK UPT kepada sembilan kecamatan memang sedikit terlambat, hal itu dikarenakan masalah tekhnis. Secara berkala, SK juga lanjutnya akan diserahkan secara berkala kepada seluruh kepala sekolah SD/SM di semua kecamatan. (Intai).

Baca Juga

LAINNYA