Terlibat Parpol Alinurdin Nyalon Bawaslu, Mualim : Ada Indikasi Kecurangan Timsel Bawaslu

PESAWARANINTAILAMPUNG.COM – Tokoh masyarakat (Tomas) Kabupaten Pesawaran, Mualim Taher mengutuk keras atas indikasi mekanisme pencalonan Bawaslu Kabupaten Pesawaran yang dilakukan oleh tim seleksi (Timsel) beberapa bulan yang lalu.

Hal ini dilatar belakangi oleh penilaiyan bahwa ada satu komisioner yang terlibat partai politik, saat ini telah jadi. Adanya penilaiyan indikasi kecurangan maka masyarakat akan terus melanjutkan kasus ini hingga akarnya.

“Kalau diberhentikan jangan sementara. Langsung saja Pergentian Antar Waktu (PAW),” pintanya Selasa (30/4/19)

“Saya sudah memberikan warning kepada tim seleksi (Timsel) Bawaslu Kabupaten Pesawaran, melalui awak media. Dimana salah satu peserta yang mendaftar sebagai calon komisioner Bawaslu yang bernama (Alinurdin) jelas terlibat partai politik, yang masuk dalam struktur kepengurusan di Dewan Perwakilan Cabang (DPC), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pesawaran” ungkapnya

Mualim menceritakan, didalam sidang dewan kehormatan penyelengara pemilu (DKPP RI) beberapa waktu lalu. Alinurdin menyangkal tuduhan itu, dengan alasan nama dirinya telah dicatut oleh (DPP). Sedangkan jelas bahwa disitu namanya tercantum dalam struktur kepengurusan DPC PKB Pesawaran.

“Menurut saya hal yang tidak mungkin PKB mencatut nama (Alinurdin) di masukan ke struktural pengurusan partai PKB Pesawaran. Karena PKB itu partai besar tidak kekurangan kader, semua orang juga berebut inggin masuk kestrukturan pengurusan PKB, dan meraka melakukan perubahan organisasi melalui mekanisme konferensi cabang,” kata dia.

Sementara kata Mualim, alasan nama dicaut oleh DPP, itu hanya alasan saja. Sedangkan yang tertera di dalam kepengurusan dengan surat keputusan (SK) nomor :7023/dpp-03/v/a.1/11/2011.

“Sedangkan bukti yang telah dipegang oleh saya bahwa SK yang dimiliki oleh Alinurdin sejak tahun 2011 sampai 2016 Alinurdin masuk distruktur kepengurusan DPC PKB Kabupaten Pesawaran, kok dia malah bilang PKB catut namanya ?,” bebernya.

  Hari Ketiga Perluas Area Operasi Pencarian dan Pertolongan Sriwijaya 182, Kerahkakan 2600 Personil

“Kalau setahu saya, apabila ada yang akan mencalonkan diri sebagai komisioner pelaksana pemilu. Calon yang tidak terlibat partai politik diawali dengan memberi surat permohonan bahwa tidak terlibat partai politik. Apabila calon tersebut pernah menjadi kepengurusan partai politik, setidaknya untuk mencalonkan menjadi komisioner penyelengara pemilu harus memenuhi tahapan terlebih dahulu seperti 5 tahun diam karena dirinya pernah dipartai dipolitik,” jelasnya.

Sementara, Alinurdin saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya 085208138*** sekitar pukul 13.39 wib sebanyak tiga kali panggilan dengan posisi aktif namun sayangnya tidak diangkat. Sehingga berita diturunkan. (Al/intai).

Baca Juga

LAINNYA