Bawa Sabu dan Diguga Sebagai Pengedar, Hepsen Dibekuk Satresnarkoba Polres Lamteng

Lampung Tengah, INTAILAMPUNG.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lampung Tengah (Lamteng) mengamankan Hepsan (37) warga Kampung Baru, di ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Terusan Nunyai, Senin (10/6/2019) sekira pukul 15.00 WIB.

Tersangka yang badannya dipenuhi tato itu menjadi target operasi (TO) karena diduga kuat sebagai pengedar narkoba jenis sabu.

Dari tangan Hepsen, aparat kepolisian mengamankan barang bukti tiga paket kecil sabu di saku celananya.

Polisi mencurigai tersangka akan bertransaksi kristal haram itu dengan seseorang.

Kepala Satresnarkoba Polres Lampung Tengah, Iptu Dailami, mengatakan, pihaknya sudah lama mencurigai Hepsan karena beberapa kali memiliki dan kerap bertransaksi sabu.

“Selanjutnya Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba melakukan penyelidikan serta pengungkapan kasus, hingga akhirnya menangkap pelaku yang sudah lama diintai,” ujarnya.

Semula pelaku menolak digeledah. Namun ketika dilakukan tindakan paksa, didapati sabu disembunyikan di saku celana sebelah kanan yang dipakainya.

“Kita dapati tiga bungkus plastik klip berisi sabu, satu kotak bening dan satu sekop dari pipet. Setelah itu pelaku kita bawa ke Mapolres Lamteng guna penyelidikan lebih lanjut.

Terpisah, Hepsan mengakui barang bukti sabu itu miliknya. Kristal haram itu didapatnya dari seseorang yang baru dikenal di kawasan jalinsum Terusan Nunyai.

“(Sabu) Untuk dijual lagi. Satu paket kecil Rp 300 ribu. Sudah beberapa bulan terakhir transaksi,” kata dia.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Hepsan dijerat Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman empat sampai 12 tahun penjara. (intai).

Baca Juga

LAINNYA