Keindahan lampu “Festival of Light” di Monas

Keindahan lampuPengunjung menikmati pertunjukan musik di lokasi “Festival of Light” yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2019). (Antara/Katriana)

INTAILAMPUNG.COM – Ratusan orang mengunjungi "Festival of Light" di Monas, Jakarta Pusat, Kamis malam yang ditunjukkan sebagai salah satu sajian untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI).

Mereka datang dari berbagai wilayah di Jakarta dan banyak di antaranya yang mengunjungi lokasi festival bersama teman bahkan keluarga.

"Senang tentunya, bisa melihat hiburan sekaligus pertunjukan musik bareng keluarga," kata Iwan, salah satu pengunjung yang datang ke kawasan Monas bersama istri dan anaknya untuk sengaja melihat-lihat festival itu.

Senada dengan Iwan, Arum, yang datang bersama teman-temannya juga mengaku tertarik datang untuk berfoto di antara replika bertema perjuangan yang ditampilkan di "Festival of Light" tersebut.

"Lumayan banget, bisa foto-foto di depan replika. Musiknya juga enak buat dinikmati," kata dia sembari mengajak temannya untuk berfoto di tempat lain di sekitar kawasan tersebut.

Budi, salah satu petugas pengamanan di kawasan Monas, mengatakan "Festival of Light" telah digelar sejak Rabu (14/8) dan akan berlangsung hingga 23 Agustus 2019.

"Festivalnya sudah digelar dari Rabu. Di festival itu ada pertunjukan musiknya juga yang dimulai dari pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB," katanya, sembari mengawasi jalannya pertunjukan musik di festival tersebut.

Berdasarkan pantauan Antara, "Festival of Light" tersebut memamerkan banyak replika bertema kemerdekaan seperti rumah proklamasi yang dihiasi cahaya warna-warni dilengkapi dengan pembacaan teks proklamasi yang dibunyikan dari balik replika tokoh perjuangan Soekarno dan Mohammad Hatta.

Ada juga replika tokoh perjuangan lain seperti Jenderal Soedirman dan Pangeran Jayakarta.

  Jami Al-Anwar Masjid Tertua dan Bersejarah di Lampung

Selain replika tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan, ada juga replika kapal yang dijadikan sebagai tempat pertunjukan musik, jembatan cahaya dan beraneka ragam replika bunga yang dihiasi dengan lampu warna-warni.

Sumber: Kantor Berita Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *