Jika Diberi Amanah, Pesan Solmed : Musa-Ardito Harus Terjun Ke Lapangan Agar Tahu Kondisi Masyarakat

Lampung Tengah, INTAILAMPUNG.COM – Rangkaian ceramah Ustaz Soleh Mahmud atau yang akrab disapa Solmed di Lampung Tengah, berlanjut, Selasa (1/10/2019). Ribuan warga di tiga kampung di dua kecamatan antusias mendengarkan ceramahnya.

Satu pesan yang Solmed tekankan kepada dua sosok yang akan maju di ajang Pilkada Lampung Tengah, yakni Musa Ahmad dan Ardito Wijaya yang hadir di kesempatan tersebut.

Solmed berpesan kepada keduanya, apabila diamanahkan untuk menjadi bupati dan wakil bupati Lamteng, supaya tak sungkan turun ke tengah rakyat dan melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan.

“Tolong direkam ini, pak, buk. Udah gak jaman lagi rakyat harus nemuin pemimpinnya ke kantor. Sekarang ini bupati dan wakil bupati harus turun ke bawah nemuin rakyatnya,” kata ustaz Solmed.

Solmed berpesan kepada masyarakat Lamteng, supaya mengingat pesannya tersebut kepada Musa-Ardito, apabila memang nanti ditakdirkan memimpin Lamteng, ia sendiri yang akan menagihnya supaya diwujudkan hal tersebut.

Tak hanya itu, Solmed juga mempunyai pesan lain kepada Musa-Ardito tekait cara seorang pemimpin bermasyarakat dengan warganya.

“Saya juga punya usulan lain kepada bapak Musa Ahmad-Ardito Wijaya, yakni kegiatan curhat akbar bupati/wakil bupati kepada warganya. Kegiatan seperti ini (ceramah) bisa digunakan sebagai salah satu caranya,” tandasnya.

Seorang pemimpin yang diberi amanah kata Solmed, sangat mempunyai amanah yang besar di hadapan tuhan. Ia mengatakan, amanah yang diemban seorang pemimpin membuat satu kakinya berjalan kepada kebaikan dan sebelahnya pada keburukan.

“Seorang pemimpin yang diberi amanah itu, satu kakinya berada di surga dan satu kakinya berjalan di neraka. Maka, jalankan amanah itu dengan penuh tangung jawab,” imbuhnya.

Kepada pemimpin yang masih diemban amanah lanjut Ustaz Solmed, supaya dapat mengerjakan dengan sepenuhnya. Ia menegaskan, jika seorang pemimpin belum bisa mengerjakan semuanya, supaya juga jangan meninggalkan semua hal yang belum bis dikerjakannya.

  Elly Lusiana Loekman Didaulat Jadi Bunda Salud Lamteng

Musa Ahmad dalam sambutannya menjelaskan, ia dan Ardito akan mempunyai metode sendiri untuk mengubah metode cara kepemimpinan jika nanti diberi amanah memimpin Lamteng.

“Kalau kami berdua diberi amanah, pak, buk. Kami akan ubah cara bekerja kami. Lima hari kami akan bekerja di kabupaten, dan dua hari ke kecamatan-kecamatan,” ujar Musa Ahmad.

Ardito Wijaya mengatakan, ia akan memperbaiki persoalan kesehatan yang selama ini masih menjadi hambatan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, salah satu hambatan pelayanan kesehatan terletak pada masalah BPJS yang saat ini menjadi penyangga, baik oleh pemerintah ataupun masyarakat.

“Masalah BPJS kesehatan akan kami perhatikan, bagaimana selama ini pelayan BPJS masih belum maksimal, bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk para tenaga medisnya,” kata lelaki yang juga berprofesi sebagai dokter tersebut.

Tokoh masyarakat Seputih Mataram, Made Sulendra dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Musa Ahmad -Musa Ahmad ke Seputih Mataram, ibarat kepulangan tokoh yang selama ini menjadi panutan bagi masyarakat setempat.

Bukan tanpa alasan, Sulendra mengatakan, sejak Pilkada 2010 hingga 2015 lalu, mantan Wabup Lamteng itu selalu mendominasi suara pilihan warga.

“Beliau ini bagi kami adalah masyarakat Seputih Mataram. Kami tahu benar bagaimana sosoka Musa Ahmad. Kegiatan ini ibarat beliau kembali ke kampungnya sendiri,” imbuhnyaa.

Sejak 10 tahun lalu ujar Sulendra, Musa Ahmad mampu meraih hingga 90 persen suara pemilihan di Seputih Mataram dan Bandar Mataram. Ia berharap, tahun ini suara itu bisa dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan. (intai).