Terkutuk. PT Bangkit Jaya Agung Perlakukan Pekerja Rumah Sakit Kota, Abaikan K3 Dan BPJS Ketenagakerjaan

Bandar Lampung,Intailampung.com-Memalukan. Inilah kata yang tepat menggambarkan ketidak profesionalan rekanan dan pejabat pembuat komitmen (PPK) pembangunan Gedung 4 Lantai Rumah Sakit Dadi Cokro Dipo (Tahap I) kota Bandar Lampung.

PT Bangkit Jaya Agung dalam mengerjakan rumah sakit. Pasalnya, selain para pekerjanya di lapangan tidak dibekali alat kelengkapan keamanan dan keselamatan kerja (K3), pekerjanya juga tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Seorang pekerja lapangan yang namanya minta dirahasiakan menjelaskan, bahwa dirinya dan rekan-rekan kerja tidak didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. “Tidak mas, kami gak punya kartu BPJS ketenagakerjaan. Kami juga berkerja sangat hati-hati, kami diajak kerja pas ada proyek aja,” katanya saat diwawancarai dilokasi kerja, Jumat (1/11/2019)

Ia mengaku tidak pernah mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. Para pekerja ini juga mengaku bahwa dirinya berkerja di mega proyek tersebut sebagai kernek harian.

“Berangkat pagi sampai sore jam 16.00 Wib,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Lembaga Monitoring Pembangunan Indonesia Sofian Akhmad mengutuk keras ketidak profesionalan pekerja tersebut dalam upaya menyejahterakan karyawannya. Menurut Sofian Akhmad, Semua karyawan memiliki hak untuk mendapatkan BPJS ketenagakerjaan dari perusahaan tempat dia bekerja. Sesuai dengan bunyi Undang-Undang BPJS yang berlaku di Indonesia, perusahaan yang tidak memenuhi hak karyawan akan dikenakan sanksi berupa denda administrasi dalam jumlah tertentu.

“Perusahaan atau badan usaha yang tidak melaksanakan kewajiban untuk mendaftarkan perusahaan dan seluruh karyawan dalam BPJS ketenagakerjaan akan mendapat sanksi, yakni sanksi tertulis, denda dan sanksi tidak akan mendapat pelayanan publik, meliputi perizinan usaha, mempekerjakan tenaga kerja asing, mengikuti tender suatu proyek dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB),” tegasnya.

Namun saat dikonrirmasi di Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Kepala Bidang Cipta Karya Supardi sedang tak berada ditempat.

  Gubernur Ridho Dorong Pembangunan kantor Polda Lampung Dimulai Tahun Ini

“Bapak lagi keluar mas,” kata salah satu staf. Sayang Kepala Bidang Cipta Karya belum dapat dikonfirmasi meski ponselnya aktif tapi tak diangkat. (Tim)