PESAWARAN – Masyarakat Desa Kedondong Kecamatan Kedondodng Kabupaten Pesawaran, diduga keluhkan pungutan liar (Pungli) yang di lakukan oknum Camat setempat, pada hari Kamis (9/1/20) lalu.
“Awalnya saya itu membantu Kaka ipar saya yang sudah meninggal dunia untuk membuat Jamsostek yang diperlukan untuk persyaratan keperusahaan agar ada surat penghantar yang ditanda tangani oleh camat Kedondondong, tetapi yang membuat saya kesal ada keluar dari kata-kata camat. Ada uang gula kopinya ga tanda tangan ini,”kata M. Yusuf warga setempat kemarin melalui telepon selulernya.
Yusuf, juga mengatakan bahwa pembuatan surat rekomendasi dari camat ini belum tentu keluar dana tersebut dari perusahaan.
“Kita ini kan lagi meperjuangan kan yang belum pasti dapat atau tidaknya, malah pemerintah melalui oknum camat Kedondodng Minak Yakin terkesan tidak bisa membantu masyarakat kecil seperti kami yang hanya mengurus seperti ini aja harus mengeluarkan imbalan,” kesalnya
Kata dia untuk memperlancar pembuatan tersebut. Ia mengaku keluar dari kantor camat, untuk meminjam dana dana gula kopi camat terhadap kerabatnya sebesar Rp 50 ribu.
“Karena pada waktu itu saya tidak megang dana, maka saya keluar untuk cari pinjaman, alhamdulilah saya dapat pinjaman terhadap rekan saya sebesar Rp 50 ribu dan langsung saya masukan ke dalam amplop baru saya serahkan kepada camat tersebut lalu surat penghantar itu langsung di tanda tangani,” bebernya
“Kalau untuk mengurus surat warisan lumbrah-lumbrah aja. Artinya saya kan dapat warisan, lah ini mengurus surat untuk hal yang belum pasti ko malah dipinta dana,” lanjutnya
Sementara Camat Kedondong Minak Yakin saat dihubungi melalui telepon seluler whasaap nya beberapa kali dalam keadaan aktif namun tidak diangkat. (Robbi)











