Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Tak Ditangkap, Lapor Bupati Minta Keadilan

Ket Foto : Sa’id orang tua korban pelecehan anak dibawah umur lapor Bupati Lambar minta keadilan. Sebeb, tiga kali lapor polisi tak ada tindakan.

INTAILAMPUNG.COM – Miris, tindak asusila pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur seolah dibiarkan, tanpa ada tindakan tegas dari pihak kepolisian.

Benar, hal ini terjadi di Pekon Mekar Jaya, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat.

Meski sudah tiga kali melapor ke Polsek Sumberjaya, pihak kepolisian setempat tidak ada tanggapan dan tindakan. Orang tua korban Sa’id, akhirnya mendatangi Kantor Bupati Lampung Barat minta keadilan.

Hal ini diketahui, Media Intailampung.com saat orang tua korban Sa’id didampingi tetangganya duduk diruang tunggu kantor Bupati Lampung Barat, bersama anak perempuannya SM (16) korban. Senin (04/05/2020) pukul 13:40 WIB.

Dari keterangan Sa’id orang tua korban, bahwa kedatanganya ke Kantor Bupati Lampung Barat tersebut, tak lain hanya ingin mengadu akan nasip anaknya. Sebab, ia menilai hukum di Lampung Barat tidak berlaku bagi orang miskin sepertinya.

“Kejadian ini memang sudah lima bulan lalu mas, dan saya juga sudah melapor ke Polsek (Polisi Sektor) Sumberjaya, bahkan laporan sampai tiga kali. Tapi laporan saya selaku orang tua tidak ada tindak lanjut sampai sekarang, makanya kami sampai menemui bapak Bupati,” ucapnya.

“Anak kami inisial (SM) umur 16 tahun, jadi korban asusila oleh Liming, dia kakek-kakek umur 70 tahun,” terangnya menambahkan.

Dikatakannya, bahwa Liming merupakan tetangganya, dan sudah menggauli anaknya lebih dari tiga kali.

Kejadian tersebut menurut Sa’id selaku ayah kandung korban dilakukan selalu pada siang hari di kebun-kebun, dirumah kosong bahkan di Musola.

Kami kesini, lanjut kata dia, berharap kepada pak bupati, agar Liming mendapat hukuman yang setimpal. Karena telah melakukan pelecehan terhadap anak kami yang masih dibawah umur. “Saya selaku orang tua tidak terima,” tegasnya.

  Anam Laporkan Nasrul ke Polisi Akibat Beli Motor Cash Tapi Kredit

Ditambahkannya, Liming sendiri sebagai pelaku sudah mengakui, didepan RT dan Pemangku kami, ucap (SD). Bahwa kejadian itu benar dia lakukan.

(YN) selaku kakak perempuan korbanpun angkat bicara, dia memberikan keterangan bahwa, visum sudah dilakukan dipuskesmas kecamatan Gedung Surian, saya dengar sendiri bahwa kata dokter yang memeriksa, memang sudah terjadi pelecehan, karena di alat vital korban sudah ada robek satu dan bukak tiga. Itu kata dokter tegas (YN). (Agus L/intai).

Baca Juga

LAINNYA