Anggaran Perubahan 2022 Lamteng Batal di Paripurnakan

INTAILAMPUNG.COM – Diduga belum mencapai kesepakatan bersama antara Bupati dan Anggota DPRD Lamteng, agenda rapat paripurna tentang pengesahan anggaran perubahan 2022, batal digelar.

Diketahui, Senin (19/09), DPRD Lampung Tengah telah mengagendakan Rapat Paripurna Kesepakatan Bersama Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Perioritas Platfrom Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2022, yang di jadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 WIB, namun sampai pukul 12.00 WIB, rapat pun tidak kunjung dimulai.

Meski diketahui sebelumnya antara Bupati dan Ketua DPRD yang diduga telah melakukan diskusi bersama diruangan tertutup telah melakukan pembahasan secara tertutup. Namun, hingga pukul 13.00 WIB, rapat paripurna juga tidak kunjung di gelar. Sampai, Bupati dan Wakil Bupati keluar dari ruang Ketua DPRD, bukanya untuk melakukan rapat paripurna, namun lantas meninggalkan gedung DPRD Lamteng.

Saat dimintai tanggapan terkait batalnya paripurna yang di gelar, PLT Sekertaris Dewan Drs. Ichsan, M.Si, menyampaikan, bahwa pihaknya tidak bisa memberikan keterangan. Hanya saja ia menyimpulkan, jika terjadi batal paripurna, maka akan dilakukan Banmus ulang.

Baca Juga

“Kalau melihat kehadiran, 26 anggota Dewan sudah memenuhi kuorum, secara fisik ada 30 anggota yang hadir, tapi sepertinya tadi hanya 13 anggota yang tandatangan. Terkait dengan batanya paripurna saya tidak tahu apa penyebabnya. Coba tanya langsung ke Waka,” tuturnya.

Sementara saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp-nya, Wakil Ketua I DPRD Lamteng Yulius Heri, mengatakan, tidak tahu apa alasan dan penyebab batalnya rapat paripurna yang di agendakan hari ini.

“Langsung aja dengan Ketua DPRD ya bang, saya juga gak tahu terkait itu,” katanya singkat.

Disinggung dengan pertanyaan terkait batalnya rapat paripurna hari ini apakah akan dilakukan banmus ulang. “Ya Harus Banmus Ulang,” jawab Yulius Heri.

  DPRD Lamteng Sahkan Raperda LPPA TA 2018 

Sedangkan, Ketua DPRD Sumarsono yang coba dikonfirmasi melalui sambungan telepon meski dalam kondisi aktif tidak diangkat, dan pesan whatsapp yang di kirim pun hanya dilihat, dan tidak dibalas.

Belum diketahui apa penyebab gagalnya rapat paripurna yang di agendakan pada hari ini. Pasalnya, hingga berita ini diturunkan belum ada yang bisa memberikan keterangan dan komentar, resmi. (red).

LAINNYA