INTAILAMPUNG.COM – Geliat aktivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Adil Sejahtera, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan akan mulai berjalan. Hal itu ditandai dengan akan diresmikannya kantor BUMdes Adil Sejahtera di Jalan Pasir Kupa yang menurut rencana akan dilaksanakan Kepala Desa Tanjung Baru, Sabtu (10/12/2022) mendatang.
Kepala Desa Tanjung Baru, Helmi Yusuf
menyebut, keberadaan BUMdes Adil Sejahtera, diharapkan dapat menjadi motivator penggerak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Desa Tanjung Baru.
Pemdes Tanjung Baru, kata Helmi, akan terus memberikan pendampingan kepada BUMdes. Sebab, ia menilai, perlu adanya pendampingan bagi BUMDes terkait model bisnisnya, agar BUMDes bisa terus berkembang mengikuti perkembangan zaman saat ini.
“BUMDes perlu mengembangkan model bisnisnya terutama menjadi rumah bagi para pelaku UMKM,” sebutnya saat meninjau persiapan peresmian kantor BUMdes, Kamis, (08/12/2022).
“BUMdes juga harus bisa mengelola usaha memanfaatkan aset, mengembangkan inovasi dan produktivitas, menyediakan jasa layanan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa,” imbuhnya.
Menurut Helmi, dengan menjadi Rumah UMKM, BUMDes bisa ikut mengembangkan produk-produk lokal yang ada di desanya. Sehingga, UMKM di desa Tanjung Baru bisa semakin maju dan berkembang.
“BUMDes juga bisa mendampingi pelaku UMKM agar produknya bisa semakin baik, lalu juga bisa membantu untuk memasarkan produknya” katanya.
Tak hanya itu, Helmi juga meminta BUMDes bisa menggali potensi ekonomi yang ada di desanya. Dengan begitu, masyarakat bisa mengembangkan usaha sesuai dengan potensi yang ada di desa.
“Karena kebanyakan para pekerja industri, jadi BUMDes perlu disiapkan untuk menjadi Supply Chain bagi industri. Sehingga masyarakat bisa membuka usaha dengan mengolah potensi yang ada di desanya,” timpalnya lagi.
Di sisi lain, legalitas juga dinilainya penting, terutama bila BUMDes ingin memproduksi barang tertentu dan memasarkannya tentu harus ada legalitas izin usaha.
“Pemerintah sudah memfasilitasi melalui perizinan yang bisa diakses dengan mudah, yaitu OSS (Online Single Submission). Ketika sudah mengantongi legalitas tersebut, untuk mengurus administrasi termasuk mengakses pembiayaan dari perbankan juga lebih mudah,” tuturnya.
Disaat bersamaan, Ketua BUMdes Adil Sejahtera, Fitrahuddin mengaku aktivitas BUMdes telah berjalan sejak beberapa bulan lalu, dimulai dengan penyediaan bahan pokok untuk aparatur desa Tanjung Baru.
“Sementara kita baru mendistribusikan sembako kepada aparatur desa Tanjung Baru, ke depan BUMdes juga akan mengakomodir warga yang ingin membeli sembako murah dengan sistem pembayaran secara berkala,” ungkap Fitra.
Ia menuturkan, BUMdes juga telah menggagas untuk berdampingan dengan UMKM untuk bisa meningkatkan hasilnya. Baik dari segi permodalan maupun pemasaran.
“Jika UMKM butuh modal usaha akan kita akomodir. Pemasaran produk pun kita bantu. Nantinya produk warga yang dibiayai BUMdes, hasilnya akan dikelola BUMdes,” ucapnya.
Selain itu, imbuh Fitra, warga yang memilik warung-warung sederhana pun dapat mengajukan permodalan ke BUMdes. Untuk selanjutnya menjadi mitra BUMdes.
“Jika warung butuh permodalan juga akan kita akomodir, syaratnya kemitraan, nantinya produk UMKM ikut dipasarkan diwarung warga yang mendapatkan modal dari BUMdes,” tukasnya.
Laporan: Sopian LNMS
Edito: Ibrahim Hayat










