Menanti Peran Pemerintah Atasi Problem Parkir Liar

INTAILAMPUNG.COM – Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, kondisinya kini tak hanya dihiasi dengan keberadaan parkir liar yang berbaris di sepanjang bahu jalan. Kondisi jalan yang dipenuhi ceceran tanah pun sepatutnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

Dinas Perhubungan (Dishub) Bandar Lampung dan instansi terkait lainya diminta untuk segera mengambil langkah tegas, mengingat sopir yang memarkirkan kendaraan di sepanjang bahu jalan seakan-akan mengabaikan peringatan.

Hilangnya rambu larangan parkir, dan posisi road barrier yang terbaring pun menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dalam menyikapinya.

Pantauan intailampung.com di lokasi sejak sepekan terakhir, kendaraan yang terparkir didominasi oleh truk pengangkut berukuran besar. Mulai dari lampu merah Garuntang hingga pertigaan Pelindo tampak puluhan truk berbaris di bahu jalan setiap harinya.

Parkir liar pun diduga penyebab lain dari ceceran tanah di bagan Jalan Yos Sudarso. Sebab dibahu jalan yang tak beraspal terlihat kubangan air dan tampak becek.

Tentunya saat kendaraan yang parkir mulai melaju, tanah yang menempel pada roda kendaraan akan mengotori jalan. Ceceran tanah itu mengakibatkan jalan licin saat cuaca hujan dan berdebu saat cuaca terik.

Memang, menyelesaikan persoalan parkir liar tidaklah mudah. Meski para sopir berdalih sekedar mencari uang dan hanya parkir sebentar menunggu antrian muatan, tetap saja tidak sedikit dari masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaannya.

Selain masalah estotika, keberadaan parkir liar pun berdampak terhadap kelancaran arus lalulintas dan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan yang kerap terjadi di Jalan Yos Sudarso.

Kini, publik pun berharap pada ketegasan serta peran aktif pemerintah untuk mengurai permasalahan ini. Mampukah?

Laporan/Editor: Ibrahim Hayat