M. Ilyas : Indonesia Masuk BOP Bentuk Komitmen Negara Ciptakan Perdamaian Dunia

Wakil Ketua I DPRD Lamteng M. Ilyas Hayani Muda, SH., M.Si., M.M.

INTAILAMPUNG.COM – Indonesia bergabung dalam keanggotaan Board of Peace (BOP) didasarkan pada komitmen konstitusional untuk menciptakan perdamaian dunia, khususnya dalam konflik Palestina–Israel.

Wakil Ketua l DPRD Lampung Tengah, M. Ilyas Hayani Muda, SH., M.Si., M.M., menyampaikan, bahwa keputusan Indonesia bergabung dalam forum tersebut harus diikuti dengan sikap tegas apa bila terjadi pelanggaran berulang yang mencederai tujuan perdamaian itu sendiri.

“Artinya, dengan masuknya lndonesia ke forum BOP bukan untuk sekedar hadir atau simbolik saja. Kita bergabung karena ingin mendorong perdamaian yang nyata, terutama di Gaza,” ujar Politisi Partai Gerindra ini saat dimintai tanggapannya, Jum’at (27/2/2026).

Menurutnya, BOP dibentuk sebagai wadah Negara-negara yang memiliki komitmen kuat terhadap penghentian konflik dan perlindungan terhadap warga sipil. Oleh sebab itu, komitmen yang di gaungkan BOP harus di realisasikan dengan nyata, apabila ada hal-hal diluar semangat awal pembentukan forum tersebut.

Ilyas menyebut, Indonesia memiliki posisi penting dalam BOP, bukan sekadar ikut-ikutan negara lain. Dengan posisi tersebut, Indonesia memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menyuarakan keberatan dan mendorong forum tetap berada di jalur perdamaian sesuai dengan tujuan forum.

“Kita negara besar. Artinya, kita punya hak bersuara dan ikut menentukan arah, apabila ada pihak yang terus melanggar tujuan forum, tentunya harus ada konsekuensinya,” tegasnya.

Menurut Wakil Ketua l DPRD Lamteng ini, Legislatif berharap keanggotaan Indonesia di forum internasional harus memberikan manfaat konkret, dan peka terhadap upaya perdamaian dunia. Sikap Indonesia di forum internasional tetap sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menentang penjajahan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

“Jika forum BOP keluar dari tujuan awalnya, maka kita indonesia perlu untuk mengevaluasi langkah-langkah apa yang harus diambil. Artinya, kita mendukung perdamaian dunia, dan secara tegas menolak segala bentuk pelanggaran kemanusiaan, itulah yang menjadi dasar kita bergabung ke BOP,” pungkasnya. (rki/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *