MAN 1 Lampung Tengah Konsisten Terapkan Budaya 5S, Wujudkan Pendidikan Karakter Berbasis Cinta

INTAILAMPUNG.COM – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Tengah, Ahmad Zazili, S.Pd., M.Pd.l., bersama seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berkomitmen penuh dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia. Komitmen ini dibuktikan melalui penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) yang dilakukan secara konsisten di lingkungan madrasah.

​Menurut, Ahmad Zazili menyampaikan, penerapan budaya 5S bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sebuah implementasi nyata dari konsep pendidikan karakter berbasis cinta. Setiap pagi, kepala madrasah bersama para guru menyambut kedatangan siswa di gerbang sekolah dengan senyuman hangat dan sapaan ramah, menciptakan atmosfer akademik yang penuh kasih sayang dan saling menghormati.

​”Pendidikan yang sukses tidak hanya berfokus pada capaian akademik semata, melainkan juga pada pembentukan karakter dan budi pekerti luhur para siswa,” ujarnya, Jum’at (17/7/2026).

​Dalam menerapkan budaya 5S lanjut Zazili pihakmya bersama guru dan tenaga pendidik, ingin, menjadikan MAN 1 Lampung Tengah sebagai rumah kedua yang nyaman bagi siswa. Dengan menyentuh hati siswa melalui pendekatan berbasis cinta dan keteladanan dari seluruh guru dan tenaga pendidik drngan menerapkan nilai-nilai karakter seperti sopan santun akan tertanam secara alami dalam diri anak didiknya.

​”Dampaknya dari budaya 5S di Madrasah, akan menciptakan lingkungan belajar yang iondusif, dan suasana madrasah menjadi lebih harmonis, religius, dan bebas dari tekanan.
Dimana, ketika kepala madrasah dan seluruh GTK memberikan teladan melalui budaya tersebut, kami sedang menanamkan nilai-nilai akhlak mulia yang akan menjadi karakter kuat bagi setiap peserta didik,” ungkapnya.

​Artinya jelas Zazili bahwa, dampak dari budaya 5S ini akan menjalin hubungan antara guru dan siswa menjadi lebih dekat namun tetap menjaga batasan rasa hormat. Dimana siswa akan terbiasa membawa budaya luhur ini tidak hanya di lingkungan madrasah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat.

  Ellya Lusiana Loekman Bantu Korban Kebakaran

​”Langkah konsisten yang diambi ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mencetak generasi emas yang cerdas secara intelektual serta unggul dalam akhlakul karimah,” pungkasnya. (rki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *