INTAILAMPUNG.COM — Kobaran api menghanguskan satu kopel bedeng pekerja harian di kawasan PT SIL KM 8, Kopel B4, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Sabtu (15/8/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Satu kopel yang terdiri dari 10 pintu terdampak dalam kejadian tersebut. Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan cepat merambat.
Kesigapan para penghuni bersama petugas pemadam kebakaran PT SIL berhasil mencegah kobaran api meluas ke bangunan lainnya. Sebanyak dua unit mobil pemadam dan tiga unit traktor PMK PT SIL dikerahkan ke lokasi.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp180 juta.
Pamapta III Polres Tulang Bawang, IPDA Fajar Syafriandi, S.H., M.H., mengatakan personel kepolisian langsung melakukan pengamanan dan sterilisasi lokasi setelah menerima informasi kebakaran.
“Kami memastikan lokasi telah aman, melakukan pendataan terhadap penghuni terdampak dan kerugian, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui penyebab kebakaran. Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik,” ujar IPDA Fajar.
Para penghuni yang terdampak untuk sementara dievakuasi ke Masjid Al Mutaqin, Bedeng PT SIL KM 8, sembari dilakukan pendataan dan pemantauan terhadap kebutuhan mereka.
Polres Tulang Bawang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dapat dipicu korsleting maupun gangguan instalasi listrik.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan kehadiran petugas.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi. Masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 sebagai layanan panggilan cepat untuk melaporkan gangguan keamanan maupun keadaan darurat,” tegasnya.
Layanan 110 Polres Tulang Bawang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan bantuan kepolisian secara cepat ketika menghadapi situasi darurat. (red)












