Omroni : Pemekaran Desa Bisa Dilakukan di Kabupaten Pesawaran Jika Memenuhi Aturan

Pesawaran, Intailampung.com – Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Omroni, mempertegas bahwa uu pemekaran desa bisa berjalan di marwah DPRD Pesawaran. Hal ini dikatakan usai rapat paripurna istimewa di gedung DPRD setempat.dannbsp;

“Seharusnya undang-undang dalam pemekaran desa jumblah penduduk sebanyak 800 kartu keluarga (KK), bukan 723 (KK), jadi yang saya lihat bahwa pengesahan satu desa itu tidak sesuai uu, ” ungkapnya

Diakuinya, yang tadinya dalam pengesahan 4 desa. Namun dia bersih keras bahwa disatu desa ada yang belum mencukupi UU yang berlaku.dannbsp;

“Empat desa yang letak dikecamatan Negri Katon, dannbsp;salah satunya Desa Pujo Dadi, dannbsp;Desa Gantar, Desa kali rejo dan satu Desa Gerujukan Baru ini tidak dapat disepakati karna tidak memasuk kreteria UU yang berlaku, ” paparnya.dannbsp;

Lebih dalam Wakil ketua fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), mengatakan, karena persoalan ini harus bisa disesuaikan dengan (Papemperda), jangan dikelirukan lagi karena uu sudah memutuskan.

“Wancana isu yang akan disahkan 4 desa itu saya sudah dapat dari tadi malam, saya sudah diam, paripurna dibuka saya diam sampe terlahir dibacakan hasil Bapemperda saya berintruksi, kalau ada angota dewan tidak suka silahkan, dannbsp;karena saya menjaga DPRD pesawaran,”kata dia.dannbsp;

Lebih dalam dia mengatakan, dannbsp;dimana angota Dewan yang tidak suka dengan intruksi, dirinya mengaku apabila ada anggota dewan yang tidak terimana silahkan karena ini untuk menjaga marwah DPRD.

dannbsp;

“Apabila satu desa disahkan sama saja itu temuan. Jadi saya keras bahwa itu tidak bisa disahkan,” pungkasnya (intai/al).dannbsp;

Baca Juga

LAINNYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *