Setelah Sosper, DPRD Gelar Reses, Pengamat: Perlu Dipertimbangkan Itu?

Bandar Lampung, Intailampung.com- Ditengah pemerintah masih memikirkan nasib rakyatnya dari segi ekonomi dan melakukan pemangkasan anggaran untuk penanganan pandemi corona atau covid-19. Namun kali ini DPRD Lampung tetap melakukan reses, Jumat (17/4) di daerah pemilihan masing-masing. Setelah kemarin menggelar sosialisasi perda (Sosper). Meski demikian sikap jor-joran ini disesalkan Dosen Universitas Lampung Dedi Hermawan.

Penyerapan asipirasi masyarakat ini dilakukan saat banyak orang dalam pengawasan (ODP) di Provinsi Lampung, meski masa reses merupakan masa meyerap aspirasi rakyat sebagai wadah untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam hal kewajiban bagi seluruh anggota DPRD turun langsung ke Dapil nya masing-masing untuk bertemu dan tatap muka dengan masyarakat.

Informasi ini benarkan oleh pegawai Sekretariat DPRD Lampung, jadwal reses telah dilakukan hari ini. Dari kemaren telah melakukan sosialisasi perda (Sosper)

“Ya memang jadwalnya mulai hari ini,” kata sumber wanita ini.

Ketua Pusat Studi Kebijakan Publik Unila Dedi Hermawan, mengkritik reses dan sosper DPRD Lampung ditengah pandemi virus corona sangat disayangkan.

“Saya setuju untuk di pertimbangkan kembali kegiatan yang sifatnya bertemu keramaian masyarakat, perlu di gunakan media online untuk alternatif berkomunikasi dengan masyarakat,” kata Dedi, Jumat (17/4).

Kata dia, Kegiatan sosialisasi bisa dibantu dengan media sosial dengan menggunakan aplikasi zoom. Tujuanya tentu dalam rangka menjaga gerakan bersama pusat dan daerah dalam rangka memutus penyebaran covid 19.

Dikonfirmasi masalah reses tersebut, Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Tina Malinda membenarkan bahwa anggota DPRD Lampung menggelar reses.

“Iya,” kata Tina dalam pesan whatsapp.