Anggaran Dana Bansos Covid Biro Kesra di Setop


Ist


Bandar Lampung, Intailampung.com- Pemerintah Provinsi melalui Biro Kesejahteraan Sosial Provinsi Lampung mendapatkan anggaran dana Covid-19 sebesar Rp 9,8 miliar. Dana tersebut digunakan dalam pengadaaan 98.000 paket sembako bantuan warga yang terdampak virus Corona.

Namun, diduga bermasalah sisa dana bantuan sosial Bansos dana Covid-19 yang dilakukan Biro Kesra Lampung untuk tahap ke dua akhirnya di setop penyalurannya.

Untuk diketahui dari anggaran tersebut, baru dikucurkan setengahnya, dengan paket sembako yang sudah dibagikan sejak Mei hinga Juni 2020 ini sebanyak 49 ribu paket

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Minhairin membenarkan bahwa sisa dana bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp. 4,9 Milliar yang diperuntukkan untuk Biro Kesra Lampung disetop anggarannya.

“Dana tahap kedua Bansos Biro Kesra di setop. Jadi hanya dana tahap pertama yang digunakan. Jadi hanya setengahnya saja,” kata Minhairin saat dihubungi wartawan, Selasa (23/6)

Penyetopan dana tersebut apakah terkait dugaan Mark Up Bansos sembako yang dilakukan Biro Kesra Lampung. Minhairin mengatakan bukan soal itu, tetapi alasan menyetop anggaran karena kondisi Provinsi Lampung saat ini sudah memasuki new normal.

“Iya virus corona sudah mulai mereda sedikit-sedikit pasien berkurang, ” pungkas Minhairin. (Bom)

Baca Juga

LAINNYA