Bandar Lampung, Intailampung.com-Pemerintah Provinsi (Pemrov) Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, berhasil menekan tingkat pengangguran ditengah pandemi covid 19 melalui Program kegiatan Pemagangan dalam negeri tahun 2020. Pemagangan tahun ini secara resmi ditutup oleh Kadisnaker Lampung, Ir. Lukmansyah, MM di aula Transmigrasi Disnaker Lampung, pada hari kamis, tanggal 10 September 2020 yang juga dihadiri oleh Kasubdit Pemagangan dalam negeri Kemnaker RI dan Ketua Forum Komunikasi Pemagangan Lampung.
Peserta magang tahun 2020 ini sebanyak 300 orang/peserta, yang merupakan putra/putri pencari kerja yang berada dan berasal di Lampung.
Pemagangan ini dilaksanakan pada 22 perusahaan di Lampung, sejak bulan Mei 2020. Khususnya pada sektor yaitu Industri logam, perdagangan, perhotelan, rumah sakit, kontruksi dan pemetaan, industri tapis, farmasi dsb yg berada di Lampung.
“Alhamdulillah, sebanyak 213 orang (71%) dari 300 peserta magang diterima bekerja pada 21 perusahaan yang ada di Lampung, sisanya 87 orang melakukan usaha mandiri/wira usaha, ya ini sebagai wujud nyata dalam menekan tingkat pengangguran di Lampung selaras dgn agenda Pemprov Lampung yaitu anak muda berjaya,” kata dia.
Pada kesempatan itu juga, Kadisnaker Lampung, Lukmansyah memberikan Piagam Penghargaan bagi seluruh perusahaan pelaksana magang tsb dan memberikan Tropy penghargaan khusus bagi 5 perusahaan yang merekrut 100 % peserta magang mjd karyawan/ti di perusahaan tersebut yaitu1. RS. Muhammadiyah di Metro 2. PT. Fajar Agung di Bandar Lampung 3. RS. Graha Husada di Bandar Lampung 4.RS. Islam di Metro dan 5. Andanan batik Lampung di Pesawaran, sebagai Pelopor dlm menekan TPT di provinsi Lampung.
“Semoga Pemprov Lampung kedepan akan tetap mengalokasi anggaran untuk program kegiatan Magang dalam negeri ini, sebagai program yg efektip dlm menekan pengangguran di Lampung sebagai upaya percepatan mewujudkan Rakyat lampung berjaya,” tutup dia. (Bo)












