Menghidap Luka Kangker Hidung Ganas, Mbah Musinah Warga Natar Butuh Bantuan

Lampungselatan, Intailampung.com-Nasib Mbah Musinah (75) sangat memperhatikan. Pasalnya luka yang menggerogoti hidung Mbah Musinah semakin parah. Sehingga jika tidak segera mendapat tindakan medis akan fatal.

Mbah Musinah saat ini tinggal dirumah peninggalan suaminya yang terletak didusun 3 Desa Natar Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung.

Saat ini mbak Musinah berusia 75 tahun dan mempunyai tigq anak namun salah satu anaknya sudah meninggal dunia. Salah satu anak yang lain tinggal di daerah Kabupaten Mesuji yang letaknya 180 km dari rumah Mbah Musinah sehingga tidak bisa mengurusi Mbah Musinah. Hanya ada satu anak yang mengurusi Mbah Musinah yang tinggal tidak jauh dari rumah Mbah Musinah. Untuk latar belakang profesi anaknya Ibu rumah tangga sedangkan suaminya buruh serabutan.

Sekitar 18 tahun yang lalu hidungnya tumbuh seperti jerawat, setelah dipencet jerawat tersebut hilang, kemudian tumbuh lagi. Pada tahun 2017 pernah menjalani tindakan medis operasi pengangkatan dan operasi plastik, sudah sembuh, namun setahun kemudian tumbuh lagi sel kangkernya. Saat ini ada beberapa bagian yang digerogoti bagian hidung, rongga bagian mulut bagian atas, kelopak mata dan batang hidung sudah habis tanpa sisa. Mbah Musinah setiap hari merasakan sakit, perih dan pegal.

Saat ini keluhan terberat yang Musinah rasakan adalah rasa sakit, perih dan pegal dan tak bisa makan yang mengandung garam, dan harus segera dilakukan tindakan operasi pengangkatan kanker dan operasi plastik agar penyakit ini tidak semakin parah. Jika tidak mendapatkan tindakan tersebut dalam waktu dekat akan berakibat hilangnya seluruh wajah Mbah Musinah.

Karena lukanya semakin parah, Mbah Musinah akan segera dibawa ke Rumah Sakit dan diperkirakan akan dirujuk ke rumah sakit di Jakarta. Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk biaya sehari-hari, transportasi, obat-obatan dan lainya.

  Musa Ahmad Kembali Pimpin DPD II Partai Golkar Lamteng Periode 2026-2031

“Mari kita ulurkan tangan meskipun hanya sekedar meringankan beban mbah Musinah,” demikian kata Camat Natar,Eko Irawan (RNH)