Mengaku Bisa Gandakan Uang Dengan Cara Gaib Gurit Berakhir di Penjara

INTAILAMPUNG.COM – Mengaku bisa menggandakan uang dengan cara gaib, GRN als Gurit (38) akhirnya berakhir di Penjara.

Menurut Kapolsek Terusan Nunyai Iptu Santoso, S.Pd, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Wawan Setiawan,S.Ik,. GRN als Gurit mengaku bisa menggandakan uang yakni dengan cara menarik uang gaib yang berada di rumahnya senilai Rp 300 miliar. Namun pada kenyataan, pelaku hanya mengelabuhi korban korbanya.

“Ternyata pelaku ini memang sudah banyak melakukan penipuan. Kebanyakan korbanya di Dusun VIII Gunung Jaya Kampung Gunung Batin Baru Kec Terusan Nunyai Lapung Tengah,” ucapnya.

Korban Slamet, Teguh, Sobirin, Suyatman, Firman Als Sangun, Ajri Als Abun, Sunaryanto, Sutiman dan Samsudin semuanya dari Dusun VIII Gunung Jaya, Kampung Gunung Batin Baru Kecamatan Terusan Nunyai Lampung Tengah, “Jadi ketika pelaku datang menang sudah ditunggu oleh para korban,” uangkapnya.

Selanjutnya, para korban yang merasa sudah di tipu, lantas melaporkan pelaku ke Polsek Terusan Nunyai dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 198-B / VII / 2021 / Polda LPG / Res Lamteng / Sek Tenun, Tanggal 05 Juli 2021. Dari kesemua Korban menderita kerugian Rp 18.500.000 (delapan belas juta lima ratus ribu rupiah).

Untuk proses penyidikan selanjutnya, barang bukti berupa 2 (dua) buah minyak fanbo, 1 (satu) lembar kain putih panjang 4 meter, 1 (satu) gulung benang tiga warna, 1 (satu) bungkus dupa merk tridatu, 3 (tiga) lembar kain warna hitam panjang 1 meter, 1 (satu) buah nampan stanlis, 1 (satu) siung bawang putih, 1 (satu) gulung benang putih, 1 (satu) bungkus garam kasar, 4 (empat) bungkus dupa merk life, 5 (lima) buah lilin serta 1 (satu) buah box besar diamankan, kemudian diserahkan dan korban menempuh jalur hukum.

Pelaku GRN Als Gurit (38) merupakan warga Sp 5A Kampung Wirabangun Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, selama ini tinggal di tempat saudaranya di Dusun VIII Kaplingan Kampung Gunung Batin Baru Kecamatan Terusan Nunyai Lampung Tengah dan memang sudah sering melakukan penipuan dengan kedok penggandaan uang goib. “Karena sudah meresahkan, sesuai laporan polisi kita tangkap pelaku di kediaman saudaranya,” jelasnya.

  Kejari Lamsel Beberkan Capaian Kinerja Selama tahun 2020

Santoso menerangkan, cara pelaku yaitu menemui korban di rumahnya dan pelaku menawarkan untuk menarik uang gaib di rumah korban sebesar Rp.3.000.000.000 (tiga milyar) dengan cara ritual.

Lalu pelaku meminta mahar uang sebesar Rp.1.000.000 (satu juta rupiah). Namun, uang tersebut belum bisa di ambil. Sehingga pelaku meminta uang mahar lagi kepada korban sebesar Rp.1.000.000 (satu juta rupiah) tetapi uang gaib belum bisa di ambil lalu pelaku meminta uang mahar kembali sebesar Rp.500.000 (lima ratus ribu rupiah).

“Ternyata sudah 2 (dua) minggu kemudian korban baru mengetahui bahwa bukan hanya korban yang di ajak ritual menarik uang gaib ada beberapa tetangga korban yang pernah di ajak ritual narik uang oleh pelaku,” ucap Santoso menceritakan kronologi.

Guna Mempertanggung Jawabkan Perbuatannya Pelaku GRN als Gurit dijerat dengan pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun Penjara. (intai)

Baca Juga

LAINNYA