Hadiri Konfercab NU Ke-5, Bupati Way Kanan Pesan Perangi Dekadensi Moral

INTAILAMPUNG.COM – Bupati Way Kanan, H.Raden Adipati Surya, S.H.,M.M. menghadiri Konferensi Cabang (KONFERCAB) V Nahdlatul Ulama Kabupaten Way Kanan Tahun 2021 di Hotel Grand Livira Kecamatan Baradatu, Rabu (20/10/2021).

Hadir dalam Konferensi Cabang NU ke V, Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah NU Provinsi Lampung, Pengurus Besar Nahdalatul Ulama, Dandim 0427 Way Kanan,

Kapolres Way Kanan, Kepala Kantor Kementerian Agama Way Kanan, Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdalatul Ulama Kabupaten Way Kanan, Iftitah Ro’is Syuriah Pengurus Cabang NU Kabupaten Way Kanan, Para Alim-ulama, Kyai, panitia penyelanggara dan peserta Konferensi Cabang NU.

“Saya menyambut baik, dan memberikan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada Pengurus Cabang Nahdalatul Ulama Kabupaten Way Kanan yang pada hari ini menyelenggarakan Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama, semoga Konfercab ini akan membawa dampak yang besar terhadap kemajuan Nahdalatul Ulama khususnya di Kabupaten Way Kanan,” pesan Bupati dalam sambutanya.

Kata dia, dengan usianya yang sudah lebih dari 95 tahun, Nahdlatul Ulama terus berjuang dan berkontribusi aktif kepada Negara dan Bangsa bagi Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Konsep-konsep Nahdliyyah (tawashuth, tasamuh, tawazun, Itidal, amar makruf nahi munkar) dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara telah banyak membantu bangsa ini dalam membangun kondusifitas Negara dalam membangun bangsa Indonesia menuju manusia yang memiliki peradaban.

“Dari konsep dasar seperti itu, maka Negara dalam hal ini pemerintah, baik pusat sampai pemerintah daerah merasa perlu untuk tidak sekedar menempatkan NU pada posisi obyek dalam Pembangunan, tetapi sebaliknya harus berusaha menempatkan NU sebagi partner pemerintah dalam mengisi Pembangunan Indonesia seutuhnya,” jelasnya.

Lanjutnya, besarnya massa Nahdlatul Ulama dan lembaga – lembaga produktif yang ada merupakan asset yang harus dikembangkan secara terus menerus dengan cara berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah setempat. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu jalin komunikasi konstruktif antara pemerintah daerah dengan pengurus dalam mengisi Pembangunan di Kabupaten Way Kanan dengan sebaik – baiknya.

  Tersangka Curat SM dan BP Terancam Tujuh Tahun Penjara

“Saling koreksi manakala ada kekurangan ataupun kesalahan dalam menjalankan tugas. Jalinan kerjasama yang kita bina selama ini akan saling memberikan makna terutama demi kemajuan, kesejahteraan masyarakat serta jauh dari perpecahan antar kelompok di Kabupaten Way Kanan ini,” terangnya.

Bupati juga sampaikan ucapan selamat melaksanakan Konferensi Cabang V Nahdalatul Ulama Kabupaten Way Kanan, dan sekaligus menghimbau, “saat ini kita dihadapkan dengan persoalan dekadensi moral, terjadi pergeseran nilai-nilai akhakhul kharimah di tengah-tengah masyarakat terutama dialami oleh anak-anak kita kaum remaja,” imbaunya.

Rusaknya pergaulan remaja-remaja kita saat ini salah satunya disebabkan dengan maraknya peredaran minuman keras dan barang narkotika, yang harusnya mereka menjadi harapan dan tumpuan kita di masa yang akan datang.

Tantangan untuk memperbaiki keadaan ini, tambahnya, bukan hanya pekerjaan pemerintah dan aparat hukum semata semata. Namun, juga semua komponen masyarakat termasuk dari NU harus terlibat dan ambil peduli dengan persoalan ini. Serta para Orang tua harus penuh perhatian dan peduli dengan apa yang terjadi di dalam keluarganya, terutama melihat dan mengawal secara penuh perkembangan anak–anak, dan mampu menjadi contoh suri tauladan bagi anak-anak sekaligus menjadi teman yang baik dalam mengembangkan potensi dan bakat yang mereka idam-idamkan.

“Jika ini kita lakukan, saya yakin akan lahir generasi–generasi yang pandai secara intelektal sekaligus memiliki akhlak yang mulia sehingga menjadi kebanggan daerah kita ini di masa yang akan datang,” tutupnya. (Intai/billy)

Baca Juga

LAINNYA