INTAILAMPUNG.COM – Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Komisi IV DPR RI menggelar sosialisasi diversifikasi dan peningkatan nilai tambah produk hasil perikanan di Gunung Sugih, Lampung Tengah, Rabu (28/10/2026).
Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP, Budi Yuwono, dalam sambutannya melalui sambungan video menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas, daya saing, dan nilai ekonomi produk perikanan nasional.
Menurut Budi, keterlibatan Komisi IV DPR RI menjadi salah satu upaya agar program pemerintah dapat tersampaikan langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan.

Ia menjelaskan, KKP juga menjalankan sejumlah program strategis untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Di antaranya pengembangan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia.
Selain itu, terdapat program revitalisasi tambak di Pantai Utara Jawa, pengembangan budi daya ikan, serta pembangunan model tambak udang terintegrasi dengan target produksi 50 ribu ton per tahun.
“Program lainnya meliputi modernisasi kapal perikanan untuk meningkatkan pasokan ikan serta pengembangan kawasan swasembada garam nasional,” kata Budi.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hanan A. Rozak, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bentuk pelaksanaan program yang menyentuh langsung masyarakat di daerah pemilihannya.
Ia menyebutkan, dirinya mewakili masyarakat dari daerah pemilihan Lampung II, yang meliputi Way Kanan, Lampung Utara, Tulang Bawang, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung itu berharap kegiatan tersebut mampu mendorong masyarakat mengembangkan produk perikanan yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Menurutnya, Lampung Tengah memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penghasil ikan air tawar di Provinsi Lampung. Potensi tersebut perlu dimaksimalkan melalui diversifikasi produk dan pengolahan hasil perikanan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
“Harapan saya, dengan adanya diversifikasi dan peningkatan nilai tambah produk ini, para pelaku usaha perikanan dapat merasakan manfaatnya. Selain itu, para ibu juga bisa meningkatkan nilai gizi bagi keluarganya,” ujar Hanan.
Ia menilai, pengolahan hasil perikanan menjadi produk yang lebih beragam dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperluas pemanfaatan ikan sebagai sumber pangan bergizi.
Pada kesempatan tersebut, Hanan A. Rozak juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa ikan dan produk olahan ikan kepada peserta kegiatan yang hadir di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memanfaatkan ikan sebagai bahan pangan, tetapi juga mampu mengembangkan produk olahan yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi lebih tinggi. (Den)












