300 Paket Sembako Ludes Diserbu Warga! PKB Lampung Tengah Peringati Hari Santri Dengan Aksi Nyata

INTAILAMPUNG.COM – Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati pada 22 Oktober 2026 kemarin, tak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan ulama dan santri, tetapi juga kesempatan untuk menghadirkan kepedulian yang dirasakan langsung masyarakat. Hal itu diwujudkan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lampung Tengah melalui kegiatan pasar murah.

Sebanyak 300 paket sembako disediakan dalam kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Transat Terusan Nunyai, Desa Jati Datar Mataram, Kecamatan Bandar Mataram. Paket tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok rumah tangga, di antaranya telur, minyak goreng, dan gula, yang dijual dengan harga terjangkau.

Tingginya minat masyarakat menjadi gambaran bahwa kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan sehari-hari memiliki arti penting bagi warga. Pasar murah tersebut sekaligus menjadi upaya DPC PKB Lampung Tengah mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Ketua panitia kegiatan, Habrisol, menyampaikan bahwa paket sembako yang disediakan merupakan bagian dari kegiatan sosial dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional.

Antusiasme warga juga mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Salah seorang warga, Sugeng, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah tersebut karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menilai kegiatan itu sangat luar biasa, terlebih melihat tingginya minat warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Warga pun menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPC PKB Lampung Tengah dan berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Namun, bagi PKB Lampung Tengah, semangat Hari Santri tidak berhenti pada kegiatan sosial. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya pendidikan, penguatan akhlak, persatuan, dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Uswatun Hasanah: Santri Harus Menguasai Ilmu dan Teknologi

Ketua DPC PKB Lampung Tengah, Uswatun Hasanah, mengajak seluruh santri untuk terus meningkatkan kualitas diri serta mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa.

“Saya mengajak seluruh santri untuk terus semangat menuntut ilmu, menjaga akhlak, memperkuat persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Uswatun.

  Hidup Jaman Bak Penjajahan, Warga Karang Sari dan Sido Mulyo Minta Kepastian Pemekaran

Menurutnya, santri memiliki posisi strategis dalam perjalanan sejarah Indonesia. Perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di tengah perkembangan zaman, ia menilai santri tidak cukup hanya unggul dalam ilmu agama. Penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan juga penting agar mereka mampu beradaptasi dengan perubahan serta mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Nilai kedisiplinan, kemandirian, kejujuran, dan tanggung jawab yang ditanamkan di lingkungan pesantren, lanjutnya, merupakan modal penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

“Saya berharap para santri terus mengembangkan potensi diri, berani berinovasi, dan tidak berhenti belajar. Jadilah generasi yang berwawasan luas, berintegritas, serta mampu membawa perubahan positif,” tuturnya.

Uswatun juga mengingatkan pentingnya peran santri sebagai pelopor perdamaian dan penjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan secara bijak dan produktif.

“Gunakan teknologi untuk hal-hal positif, tingkatkan kemampuan, saring informasi dengan bijak, dan hindari berita bohong. Santri harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur dan etika,” tegasnya.

Ia turut menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, dan masyarakat untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda.

Uswatun berharap peringatan HSN 2026 menjadi momentum memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan membangun masa depan bangsa melalui generasi yang berilmu serta berkarakter.

Meri Andriyani: Ilmu Tinggi Harus Berjalan Seiring dengan Akhlak

Senada dengan Uswatun, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Hj. Meri Andriyani, yang juga menjabat Sekretaris DPC PKB Lampung Tengah, menyoroti pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlak dalam membentuk kualitas sumber daya manusia.

Menurut Meri, kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat. Generasi muda juga harus memiliki karakter kuat, kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, serta kepedulian terhadap sesama.

  Merasa Dirugikan, Sejumlah Perusahaan Media di Lamteng Siapkan Gugatan ke DPRD

Dalam hal ini, pesantren memiliki peran strategis. Selain menjadi tempat menimba ilmu agama, pesantren juga menjadi ruang pembentukan kepribadian, penanaman nilai moral, dan pembelajaran hidup bermasyarakat.

Santri yang memiliki bekal ilmu sekaligus karakter kuat diharapkan mampu mengambil peran lebih luas dalam pembangunan, mulai dari sektor pendidikan, sosial, ekonomi, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bagi Lampung Tengah, penguatan kualitas generasi muda menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan daerah. Pendidikan, menurut pandangan tersebut, harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga berintegritas dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Momentum Hari Santri juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai pesantren, seperti menghormati guru, hidup sederhana, mandiri, dan tekun belajar, tetap relevan di tengah kehidupan modern.

Karena itu, dukungan terhadap pendidikan pesantren dan pengembangan potensi santri perlu menjadi tanggung jawab bersama. Keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran penting untuk membuka kesempatan bagi generasi muda agar terus berkembang tanpa kehilangan pijakan moral.

Hari Santri Bukan Sekadar Seremoni

Rangkaian kegiatan pasar murah dan pesan kebangsaan yang disampaikan jajaran DPC PKB Lampung Tengah menegaskan bahwa peringatan Hari Santri dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong peningkatan kualitas generasi muda.

Pasar murah menghadirkan manfaat langsung bagi warga, sedangkan pesan yang disampaikan para pengurus PKB mengingatkan pentingnya menyiapkan santri yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai agama dan kebangsaan.

Hari Santri Nasional 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akhlak, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti setelah peringatan berlalu, tetapi terus diwujudkan melalui kegiatan sosial, dukungan terhadap pendidikan, dan keterlibatan nyata dalam pembangunan masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *