Sumber foto: Cristina Santos
OPINI – Indonesia memiliki tingkat keanekaragaman hayati tertinggi didunia. Tidak hanya itu Indonesia juga dikenal sebagai pemilik sumber daya alam yang tidak terbatas. Salah satu hasil kekayaan ini banyak disebabkan dari hasil hutan yang melimpah.
Seperti yang telah kita ketahui bersama, hutan sering disebut sebagai paru-paru dunia, dimana hutan sendiri memiliki peran yang cukup penting bagi sumber daya alam dan lainnya. Hutan banyak menyediakan manfaat bagi seluruh makhluk hidup, contoh yang sering kita alami seperti udara yang kita hirup, air yang kita minum, dan buah yang kita makan semua berasal dari hutan.
Bayangkan jika kita hidup didunia hanya berisikan hotel, gedung, dan bangunan. Dan bayangkan pula jika dunia yang kita pijak tidak memiliki hutan. Dapat dipastikan seberapa sengsaranya kita. Dan dapat dipastikan kita hidup hanya hitungan bulan bahkan hitungan hari saja.
Saat ini di zaman milenial, keberadaan hutan di Indonesia terancam akibat kerusakan yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Kerusakan hutan ini disebabkan oleh penebangan hutan secara liar.
Banyak masyarakat yang melakukan penebangan hutan secara liar dengan alasan kebutuhan ekonomi. Padahal hal ini akan merugikan manusia termasuk yang menebang.
Pohon-pohon hutan yang ditebang secara liar tanpa adanya penanggulangan akan berdampak pada masyarakat disekitarnya. Hal ini dapat dilihat dari wilayah bekas penebangan yang lama kelamaan menjadi gundul dan gersang. Tak hanya itu saja perekonomian yang semula baik akibat penebangan liar, lama-kelamaan akan menurun drastis pula karena tidak adanya pohon pengganti.
Aksi penebangan liar ini tentunya harus ditangani. Kita sebagai peduli akan lingkungan sebaiknya melakukan pencegahan dan perbaikan. Adapun yang bisa kita lakukan untuk mengatasi penebangan liar sebagai berikut
Penyuluhan Kepada Masyarakat
Penyuluhan kepada masyarakat ini sangat penting dilakukan. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya hutan. Apabila masyarakat sudah sadar betapa pentingnya hutan, maka penebangan hutan secara liar dapat dihindarkan.
Penyuluhan yang dilakukan juga bertujuan untuk memberi edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara penanggulangan penebangan liar. Dengan penyuluhan, kita juga dapat memberikan cara agar kesejahteraan ekonomi dan kelestarian lingkungan tetap berlangsung. Cara yang dapat kita lakukan ialah dengan melakukan tebang pilih.
Perketat Pengawasan dan Pengendalian
Setelah penyuluhan maka pengawasan dan pengendalian penting untuk dilakukan. Pengawasan dan pengendalian bukan menjadi tugas pemerintah semata. Semua pihak dapat berperan aktif dalam hal ini.
Pengawasan dan pengendalian ini dapat dilakukan masyarakat dengan memberi teguran kepada pelaku. Kemudian, jika cara itu masih belum berhasil maka dapat melaporkannya ke pihak yang berwajib atau dapat melaporkannya ke web.GAKKUM.com
Melakukan Penanaman Kembali atau Reboisasi
Terakhir penanaman kembali atau reboisasi juga penting dilakukan. Reboisasi dilakukan untuk perbaikan hutan setelah terjadinya penebangan liar. Dengan reboisasi berarti menyelamatkan hutan, dan menyelamatkan hutan sama saja dengan menyelamatkan masyarakat.
Setelah kita sudah mengetahui hal-hal untuk mengatasi penebangan liar tersebut, yang kita butuhkan sekarang yaitu sebuah kesadaran bahwa betapa pentingnya hutan bagi kehidupan sekarang maupun yang akan mendatang. Untuk itu mari, kita bersama-sama meningkatkan kesadaran untuk menjaga hutan kita menjadi lebih baik dan melindungi hutan dari segala ancaman.
“Sayangilah hutan, maka kamu akan disayang olehnya”.
Penulis: Fauzan Ridwan Pratama (Mahasiswa) dan Rusita, S.Hut., M.P. (Dosen Unila) Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.












