INTAILAMPUNG.COM – Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya kurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan kurban). Hal tersebut menginspirasi SDN 1 Way Lunik untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara optimal.
Kegiatan penyembelihan 1 ekor sapi dilaksanakan pada Sabtu (01/07) bertempat di halaman sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban ini selain sebagai ibadah juga merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap sesama. Daging hewan kurban disalurkan kepada murid SDN 1 Way Lunik.
Kepala SDN 1 Way Lunik, Nurhayati, S.Pd. SD mengatakan dirinya merasa bersyukur bisa melaksanakan qurban tahun ini walaupun hanya satu ekor sapi.

”Alhamdulillah kita bisa berkurban walaupun tidak maksimal. Adapun manfaatnya bagi sekolah yaitu selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt kita juga merasakan kebersamaan diantara para guru, staf TU dan para murid. Kita siapkan 200 kantung untuk dibagikan kepada murid tanpa berwakil,” kata Nurhayati di sela kegiatan.
Ia menambahkan, dana penyembelihan hewan qurban ini didapat dari kotak amal murid sejak tahun 2018 hingga 2023. “Dengan kata lain, dari murid dikembalikan lagi ke murid,” jelasnya.

Melalui penyembelihan hewan qurban, Nurhayati mendorong peran aktif dan partisipasi seluruh guru dan tenaga kependidikan dalam menyampaikan pesan indahnya berbagi.
“Idul Adha, erat kaitannya dengan dua hal, yakni ketaatan dan pengorbanan sebagaimana representasi dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Jadikan ini sebagai momentum untuk merekatkan kebersamaan, gotong royong, dan wujud syukur atas segala rezeki yang telah Allah SWT berikan untuk sekolah ini sekaligus membawa semangat baru untuk terus beramal sholeh” tuturnya.

Sementara itu, Fitriya Ramadhan salah seorang wali murid mengaku bersyukur kedua anaknya yang saat ini duduk di kelas 1 dan 3 menerima bagian daging qurban dari sekolah, ia berharap kegiatan seperti itu dapat rutin dilakukan sekolah.
“Seneng lah bisa dapat dua kantong, karena anak saya dua-duanya memang sekolah di SDN 1 Way Lunik, Mudah-mudahan bisa rutin dilakukan setiap tahun,” tuturnya polos. (*)
Laporan/Editor: Ibrahim Hayat.










