Masyarakat Lampung Tengah Bersholawat Bareng Gus Miftah Dalam Solawat Kebangsaan

INTAILAMPUNG.COM – Harlah Sewindu Majelis Bahrusy Syafaat Lampung (BSL) Mania Gus Rodhi yang dibalud dalam Solawat Kebangsaan bareng Gus Miftah dengan dimeriahkan pelawak kondang Cak Percel CS, di Lapangan Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan masyarakat dari penjuru Lampung, Sabtu (27/09/2025) malam.

Acara turut dihadiri Mentri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, M.K.M, Waka Polres Lamteng Heru, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar dan Bupati Lampung Timur Hj. Ela Siti Nuryamah, S.Sos.I., M.E., M.AP.

Gus Miftah menyampaikan, bahwa kehadirannya dalam acara Solawat Kebangsaan, merupakan bentuk suportnya atas undangan Gus Rodhi dan sekaligus sebagai penghormatan kepada Alm KH. Daroini Ali.

“Hadirnya saya pada malam hari, merupakan permintaan adik saya Gus Rodhi, saya langsung mengiyakan permintaannya, untuk suport acara pada malam hari ini. Karena Alm KH. Daroini Ali, adalah salah satu inspirasi awal saya kenapa saya mau menjadi Dai (Pencerahan). Semoga Alm KH. Daroini Ali, bahagia melihat semua jemaah yang hadir pada malam hari ini,” ucap gus Mifta.

Gus Miftah juga menyampaikan, bahwa dalam acara bersholawat tersebut, ia juga bawakan putra terbaik Lampung bapak Zulkifli Hasan. “Beliau merupakan Menko Pangan saat ini. Beliau juga yang mengurusi soal makan bergizi gratis. Doakan semoga semuanya lancar,” ucapnya.

Menariknya, disela ceramahnya yang ceplas ceplos, Gus Miftah membuat guyonan sekaligus sindiran kepada gubernur Lampung yang katanya dari dilantik sampai saat ini belum pernah mengundang ceramah. Bupati Lampung Tengah pun juga tak luput kena sindir.

“Gubernur Lampung ini dari dilantik sampai sekarang gak pernah ngundang, kayaknya gak punya anggaran, apalagi Bupati Lamteng lebih parah,” guyon gus Mifta.

  Gelar Simulasi Pengamanan di TPS, Berikut Pesan Kapolres Tulang Bawang Kepada Personelnya

Disela ceramahnya, Gus Miftah mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk membaca niat hadrotul Maulid.”Agar tidak salah niat saya mengajak seluruh jemaah untuk membaca hadrotul Maulid,”

Bismillah Hirohman Nirohim

نَوَيْتُ أَنْ أَخْضُرَ الْمَوْلِدَ مِثْلَ مَا نَوَى بِهِ أَسْلَافُنَا نَوَيْتُ أَنْ أَخْضُرَ الصَّالِحُونَ وَبِنِيَّةِ تَعْظِيمِ شَهْرٍ وِلَادَةِ النَّبِيِّ ﷺ وَبِنِيَّةِ زِيَادَةِ الْإِيْمَانِ وَالتَّقْوَى وَالْمَحَبَّةِ وَالْقُرْبِ إِلَى اللهِ وَإِلَى الرَّسُوْلِ وَ إِلَى أَسْلَافِنَا الصَّالِحِينَ

Nawaitu an akhdlurol maulida mitslamaa nawaa aslafunas sholihuna, wa biniyyati ta’dhimi syahri wiladatin nabiyyi sholallahu alaihi wasallam, wa bininyyati ziyadatil iman, wat taqwa, wal mahabbati wal qurobi ilallahi wa ilarrosuli wa ila aslafunas sholihin

Artinya : Saya niat menghadiri majelis maulid sebagaimana yang diniatkan oleh para ulama’ salaf kami, niat mengagungkan bulan kelahiran Baginda Nabi Muhammad Saw, niat untuk menambah kualitas keimanan, ketakwaan, dan kecintaan terhadap Rosulullah, serta untuk mendekatkan diri kepada Allah dan Rosul-Nya, juga kepada para ulama’ salaf kami.

Kenapa saya ajak semua jemaah untuk meniatkan Maulid, bapak ibu, kalau pengajian belum tentu maulidan, tapi kalau maulidan sudah barang tentu ada pengajian.

Imam Syafi’i Rahimahullah mengatakan :

مَنْ جَمَعَ لِمَوْلِدِ النَّبِيِّ صَلَّى الله عَليْهِ وَسَلَّمَ إِخْوَانًا وَهَيِّأَ طَعَامًا وَأَخْلَى مَكَانًا وَعَمِلَ إِحْسَانًا وَصَارَ سَبَبًا لِقِرَاءَتِهِ بَعَثَهُ اللهُ يَوْمَ القِيَامَةِ مَعَ الصَّادِقِيْنَ والشُّهَدَاءِ وَالصَّالحِيْنَ وَيَكُوْنُ فِي جَنَّاتِ النَّعِيْمِ

Artinya: “Barang siapa yang mengumpulkan saudara-saudara untuk memperingati Maulid Nabi, kemudian menyediakan makanan, tempat, dan berbuat kebaikan serta menjadi sebab dibacakannya Maulid Nabi, maka Allah akan membangkitkannya bersama orang jujur, syuhada, dan orang saleh di Surga Na’im.”

Selain ceramah Gus Miftah, acara Solawat Kebangsaan juga dimeriahkan dengan dagelan Cak Percil, Cek Hengki dan Cak Slenthem yang turut menghibur seluruh jemaah yang hadir dalam acara pengajian.

  Polres Lamteng Ungkap Pembunuh Mayat Anonim di Saluran Irigasi Bedeng III Kampung Bumi Aji

Dalam pesannya, Gus Miftah mendoakan BSL bisa bermanfaat untuk Lampung dan Indonesia.

“Pandanglah orang lain dengan kacamata hakekat supaya kita tidak gampang menyalahkan orang lain, pandanglah diri sendiri dengan kacamata syariat supaya kita lebih berhati hati. Mudah mudahan BSL bermanfaat untuk Lampung dan Indonesia,” tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *