INTAILAMPUNG.COM – Wakil Bupati Tulang Bawang Barat secara resmi membuka Pelatihan Siaga Bencana Sekolah Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Madya dan Wira yang dipusatkan di SMAN 2 Tumijajar, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Jumat, (07/11/2025)
Kegiatan ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP/MTs serta SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan pelajar terhadap potensi bencana sekaligus menumbuhkan jiwa kemanusiaan di lingkungan sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PMI Tubaba Ponco Nugroho, sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala BPBD, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, perwakilan Dinas Kominfo, Bagian Prokopim, serta Plt. Camat Tumijajar.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut dan menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tanggap bencana.
“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT, sore ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Saya merasa senang dan bangga dapat hadir bersama adik-adik semua dalam pelatihan tanggap darurat bencana ini,” ujarnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa pelatihan PMR tidak hanya fokus pada keterampilan teknis penyelamatan, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kepedulian sosial, empati, dan karakter tangguh bagi generasi muda Tubaba.
“Pelatihan ini sangat penting bagi kita semua. Melalui latihan seperti ini, kita belajar memahami cara menghadapi potensi bencana dengan terencana dan sigap. Anak-anak PMR adalah calon pelopor kemanusiaan di daerah ini,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, dan pemanfaatan teknologi secara bijak, sejalan dengan komitmen Pemkab Tubaba dalam membangun generasi berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
“Masa depan Kabupaten Tulang Bawang Barat ada di tangan adik-adik semua. Gunakan teknologi dan media sosial secara bijak, saling bekerja sama, serta cintai lingkungan. Mari kita wariskan Tubaba yang bersih dan bebas sampah plastik,” pesannya.
Kegiatan berlangsung interaktif. Wakil Bupati turut memberikan kuis edukatif kepada peserta mengenai pengelolaan sampah dan warna tempat sampah berdasarkan jenisnya sebagai edukasi lingkungan sejak dini. Selain itu, ia mengajak pelajar dan anggota PMR untuk menggiatkan gerakan penanaman pohon di lingkungan sekolah.
“Melalui kegiatan PMI dan forum pelajar, mari kita gerakkan penanaman pohon di sekolah dan lingkungan sekitar. Ini bukan hanya bentuk cinta lingkungan, tetapi juga wujud tanggung jawab kita terhadap masa depan Tubaba,” tambahnya.
Menutup sambutan, Wakil Bupati berharap pelatihan dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta.
“Selamat mengikuti pelatihan selama tiga hari ke depan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, semangat, dan kemudahan bagi kita semua dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Pelatihan Siaga Bencana Sekolah PMR Tingkat Madya dan Wira resmi saya buka,” pungkasnya. (Pedia HD/Imam)












