INTAILAMPUNG.COM – Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025, Rumah Sakit Mitra Mulya Husada (MMH) memberikan bantuan berupa sembako kepada Yayasan Panti Asuhan Srikandi, Bandar Surabaya, Lampung Tengah (Lamteng).
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Lamteng I Komang Koheri, beserta Dinas Sosial, dan unsur pemerintah kecamatan.
Wakil Ketua Yayasan Srikandi Bandar Surabaya Ika Pujiyanti Rahayu menyampaikan, ucapan rasa terimaksih kepada RS MMH yang telah memberikan bantuan kepada Yayasan dalam pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional.
“Ucapan terimakasih kami berikan kepada bapak Wakil Bupati Lamteng I Komang Koheri, yang hadir dalam kegiatan ini, dan telah memberikan suportnya kepada anak anak disabilitas di Yayasan kami. Kami juga menyampaikan trimakasih yang sebesar besarnya kepada RS MMH atas bantuan yang diberikan,” ucap Ika, kemarin.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lamteng I Komang Koheri menyampaikan, apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh RSMMH.
“Rumas Sakit Mitra Mulya Husada ini maju dan berkembang, saya yakin dengan adanya bakti sosial ini, mudah mudahan rizkinya akan semakin lancar, rumah sakitnya semakin maju,” ucap Komang.
Sementara itu, Direktur RSMMH dr. Wendy mengatakan, bahwa dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional 2025, RS MMH menyalurkan bantuan berupa beras kepada tiga Lembaga Kesejahtraan Sosial (LKS) di Lamteng. Diantaranya, Yayasan Srikandi Bandar Surabaya, Yayasan Riyadlotul Mustajab Putra Rumbia dan Sabilun Najah Seputih Mataram.
“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan, bagi para penyandang disabilitas serta lembaga yang telah berperan besar dalam pendampingan dan pelayanan sosial,” jelasnya.
Ia berharap, bantuan yang telah diberikan bisa bermanfaat, dalam meringankan kebutuhan sehari hari.
“Melalui penyerahan bantuan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat meringankan kebutuhan harian, serta memperkuat hubungan antar rumah-sakit dan lembaga sosial di masyarakat. Mari bersama sama mambangun lingkungan yang lebih inklusif, penuh empati dan saling mendukung,” pungkasnya. (red)












