Masyarakat Pesawaran Keluhkan Harga Bungkus Plastik Alfamart dan Indomaret

Konsumen dibebankan bayar biaya plastik Rp 200 rupiah, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

PESAWARAN, INTAILAMPUNG.COM – Masyarakat Desa Gunung Sari, Kecamatan Waykhilau, Pesawaran, Rofi (36) keluhkan adanya pembelian kresek/ kantong plastik di Alfamart dan Indomaret sebesar Rp 200 rupiah usai belanja.

Menurutnya, toko perbelanjaan di swalayan mini ini memang dapat membantu masyarakat sekitar untuk mencari kebutuhan yang tidak ada diwarung-warung kecil. Namun sangat disayangkan konsumen yang usai belanja di swalayan mini ini, terpaksa harus ngerogoh kantong untuk membeli plastik.

“Kalau toh ada peraturan itu seharusnya mensosialisasikan dulu terhadap masyarakat luas, kalau begini kan lucu kita belanja di Alfamart dan Indomaret plastklik untuk wadah saja di pintain dana sebesar Rp 200 perak,” ungkapnya Minggu (10/3/19)

Dari penarikan dana yang dilakukan oleh karyawan Alfamart diDesa Pujo Dadi Kecamatan Pardasuka suka Pringsewu sebesar itu pihaknya tidak sekali menilai rupiahnya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat. Namun perusahaan bonafit ini dengan mudah untuk merintahkan karyawannya agar konsumen beli plastik sebesar itu.

“Perusahaan itukan besar jangan asal saja untuk melakukan pemungutan dana untuk membeli kantong plastik terhadap konsumen, kalau masyarakat sebelumnya tidak mengetahui,” keluhnya

Sedangkan Kepala Desa Mada Jaya Kecamatan Waykhilau, Sutrisna, sangat menyangkan perusahaan bonafit seperti Alfamart dan Indomaret membandrol plastik kresek terhadap konsumen.

“Masyarakat inikan beli di swalayan mini seperti Alfamart dan Indomaret kenapa harus dipintai dana plastik lagi yang gunanya untuk membungkus balanjaan dari situ,”jelasnya melalui telepon selulernya.

“Seharunya Alfamart dan Indomaret terlebih dahulu mensosialisasikan terhadap masyarakat kalau ada peraturan ini,” lanjutnya

Sementara ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Pesawaran Heri, mengecewakan terhadap dua perusahaan itu kalau ada penarikan dana plastik terhadap konsumen.

  Proyek Dinas PU Kota Bandar Lampung Diduga Monopli, ALASKA :  Mengarah ke Tipikor ?

“Seharusnya ada pemberitahuan terhadap konsumen sebelum belanja kalau ada biaya tambahan untuk kantong plastik usai belanja di Alfamart dan Indomart,” jelasnya.

“Kalau setiap belanja di toko atau supermarket mini seharusnya plastik itu sebagai serpis penjual. Orang pedagang tempe dipasar saja memberi plastik terhadap konsumen walau belanja hanya Rp 1000 rupiah,” pungkaanya. (don/intai).

Baca Juga

LAINNYA