Mitsubishi Indonesia Tarik Outlander dan Delica, Ini Masalahnya

Mitsubishi Indonesia Tarik Outlander dan Delica, Ini MasalahnyaOutlander Sport. Foto: Khairul Imam Ghozali

Jakarta – Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia MMKSI sebagai distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi kembali mengumumkan program kampanye perbaikan atau recall untuk Mitsubishi Outlander Sport dan Mitsubishi Delica Sebanyak 7000 unit gabungan Outlander Sport dan Delica harus segera diperbaiki

Ada beberapa masalah yang melibatkan Delica 2015-2016 dan Outlander Sport 2014-2017 Mitsubishi Delica memiliki masalah di Auto Stop and Go dan rear parking brake, dan Outlander Sport mengalami masalah di rear parking brake dan front wiper link ball joint

“Program kampanye perbaikan merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors Corporation dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan guna memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi para pengguna kendaraan Mitsubishi di Indonesia,” sebut Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI tertulis dalam siaran persnya

Delica dengan masalah Auto Stop and Go akan diperbaiki dengan reprogramming Auto Stop and Go AS&G ECU Pembaharuan software ini dilakukan untuk mengoptimalkan kerja sistem Auto Stop and Go AS&G

Baca Juga

Adapun potensi masalahnya yaitu pada saat sistem AS&G aktif mesin kendaraan otomatis mati setelah berhenti sejenak dan jika kondisi charge battery aki dalam tingkat yang rendah, maka mesin berpotensi tidak dapat dinyalakan kembali Hal tersebut dikarenakan sistem AS&G membaca bahwa aki kendaraan sedang dalam kondisi yang tidak baik, sehingga sistem AS&G tidak dapat menghidupkan mesin kembali Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 30 menit

Sementara Delica dan Outlander Sport yang bermasalah di rear parking brake, berpotensi timbulnya karat pada komponen kaliper rem parkir belakang sehingga dapat mengurangi kinerja dari rem parkir Dalam kondisi terburuk, kendaraan dapat bergerak walaupun kondisi tuas rem parkir diaktifkan Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang telah dikembangkan lebih baik Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 1-2 jam

  Kontes Modifikasi Indonesia Dipercayai Malaysia

Terakhir masalah wiper link ball joint di Outlander Sport yaitu berpotensi korosi pada sambungan batang penyapu kaca atau wiper Akibatnya, ball joint atau sambungan dapat aus sebelum waktunya dan membuat batang wiper terlepas sehingga menyebabkan wiper blade karet penyapu kaca tidak dapat bekerja

Potensi korosi tersebut disebabkan oleh air yang dapat masuk melalui celah pembuangan air pada front deck garnish antara kap mesin dengan kaca depan Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang telah dikembangkan lebih baik Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 1 jam

Adapun jumlah mobil yang terlibat kampanye ini antara lain 1080 unit Mitsubishi Delica produksi 2015-2016 dan 6852 unit Outlander Sport tahun 2014-2017

“Konsumen tidak perlu khawatir dalam keseluruhan proses kepemilikan kendaraan penumpang Mitsubishi, terbukti walaupun model kendaraan DELICA & OUTLANDER SPORT sudah tidak lagi didistribusikan secara resmi oleh MMKSI namun komitmen dan tanggung jawab merek terhadap konsumen tetap dilakukan melalui berbagai aktivitas seperti kampanye perbaikan ini,” kata Irwan

Pemilik mobil-mobil itu disarankan segera mengunjungi diler kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia Mitsubishi juga akan mengirimkan surat undangan kampanye perbaikan kepada konsumen yang terlibat kampanye ini Perbaikan tidak dipungut biaya apa pun

“Kami mengundang konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di diler kendaraan penumpang resmi Mitsubishi dengan prosedur yang mudah serta kompensasi pembaharuan software dan penggantian part terkait tanpa biaya,” ujar Irwan rgr/dry

Demikian berita ini dikutip dari DETIK.COM untuk disampaikan kepada pembaca sekalian.

LAINNYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *