Lapor Pak Arinal, Pembangunan Mess Dinas Cipta Karya Diduga Mengabaikan K3

 

Bandar Lampung, Intailampung.com- Pembangunan atau rehabilitasi mess Angkatan Laut  yang di kerjakan oleh Satuan Kerja Dinas Cipta Karya dan Pengelolaan  SDA Provinsi Lampung, sepertinya tidak akan sesuai harapan, jika para pekerja mengabaikan keamanan, keselamatan kerja (K3). Tentu hal ini disebabkan ketidakporfesionalan rekanan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pelaksanaan pengerjaan. Tidak profesionalnya rekanan yakni CV. Zahra Putri dan PPK dapat dilihat dari banyaknya pekerja di lokasi yang mengabaikan K3.

Berdasarkan pantauan di lapangan, mayoritas pekerja tidak menggunakan sabuk pengaman, tidak memakai helem, tidak menggunakan sepatu pengaman, tidak menggunakan masker dan penutup telinga. Parahnya banyak pekerja hanya menggunakan sandal jepit, yang tentu sangat membahayakan.

Ketidakprofesionalan rekanan tersebut harus mendapatkan sanksi tegas. Kontraktor yang lalai dalam K3 dan mengabaikan SOP (prosedur operasi standar), bahkan hingga mengakibatkan kecelakaan kerja, harus dikenakan denda administratif sesuai UU Jasa Konstruksi. Dimana pasal 96 UU Jasa Konstruksi menyatakan, setiap penyedia jasa dan/atau pengguna jasa yang tidak memenuhi standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat 1 dikenai sanksi administrative.  Dimana PPK selaku pejabat berwewenang harus tegas. Jangan Lembek, sebab dia merupakan perpanjangan tangan negara. Jika PPK Lembek, patut diduga dia telah mendapatkan sesuatu dari rekanan. Beri sanksi. Bila perlu PPK merekomendasikan perusahaan bersangkutan ke Asosiasi agar SBU, SKT, SKA dan lainnya dicabut. Agar ada efek jera.

Namun saat dimintai komentarnya dilokasi, Kepala Pekerja Idi, mengatakan bahwa terkait para pekerja yang tidak memakai K3, dirinya hanya menjawab diplomatis.

“Ini kan pembangunan hanya berlantai dua saja,” kata dia.

Menurut Idi, bahwa pembangunan mess tersebut nanti ada 6 kamar ruangan.

  Diterpa Angin Kencang Atap Aula SMPN 22 Bandar Lampung Rubuh

Dikonfirmasi pembanguan mess tersebut, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Cipta Karya dan Pengelolaan  SDA Friday mengatakan, bahwa dirinya akan menegur orang yang ada di lapangan tersebut.

“Nanti kami tegur,” kata Friday. (Intai/Tim)

Baca Juga

LAINNYA