Hindari Pengkondisian Proyek, Pemkab Lamteng Lelang Terbuka

INTAILAMPUNG.COM – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah upayakan lelang terbuka dalam melakukan tender proyek yang dibiayai APBD. Hal ini dilakukan guna menghindari terjadinya pengkondisian proyek pemerintah, yang selama ini menjadi polemik di kalangan kontraktor.

Kemudian selama lelang berlangsung, publik diberikan kemudahan mengakses seluruh tahapan prosesnya hingga penentuan perusahaan pemenang tender.

“Kami akan menggelar semua tender proyek secara terbuka, semua bisa mengakses semua tahapan dan prosesnya melalui ULP,” ujar Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, Minggu (19/7/2020).

Bupati juga menjamin tidak akan ada lagi kemungkinan peluang permainan ‘bagi-bagi proyek’. Selain mudah terpantau oleh publik, KPK pun dipastikannya ikut memonitoring.

Menurutnya, agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik, maka dibutuhkan rekanan yang memiliki kualitas baik dan memiliki sejumlah alat pendukung, sehingga kegiatan bisa berjalan sesuai dengan harapan.

“Saya hanya minta rekanan mengerjakan proyek dengan baik dan tepat waktu. Lainnya tidak. Intinya jangan lagi ada proyek yang terlambat penyelesaiannya, sehingga kena denda, apalagi sampai putus kontrak. Itu semua butuh komitmen dan kebersamaan dari semua pihak,” tegasnya.

Langkah ini pun mendapat apresiasi dari Ridho Zul Akbar, SH., salah satu kontraktor muda asal Lampung Tengah.

Menurutnya, baru dikepemimpinan Bupati Loekman Djoyosoemarto lelang proyek dilakukan secara terbuka. Tentunya langkah ini memberikan peluang besar kepada seluruh kontraktor untuk mengikuti lelang tersebut.

“Yang pertama saya mengapresiasi langkah Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto melakukan lelang terbuka. Dan langkah ini juga kesempatan bagi kontraktor untuk ikut lelang, karena tidak ada lagi pengondisian untuk bagi-bagi proyek,” ujar Ridho.

Putra daerah Lampung Tengah ini juga berpendapat bahwa lelang terbuka sangat menguntungkan para kontraktor untuk berkompetisi. Jadi siapa saja bisa ikut lelang, asalkan perusahaanya lengkap, dan bisa membuat RAB serta persyaratan lainnya.

  Monumen Transad Garuda Sakti Simbol Kebhinnekaan Masyarakat Lamteng di Resmikan 

“Jika semuanya cukup dan bagus pasti menang. Kalau dulu sebelum lelang terbuka, proyek-proyek pemerintah sudah dikondisikan, artinya ULP sudah dikunci. Jadi silahkan saja, siapapun yang ingin ikut lelang walaupun dia dari luar daerah, asalkan itu menguntungkan negara. Kalau saya pribadi sebagai kontraktor Lampung Tengah, sangat setuju dengan lelang terbuka ini, karena lebih transparan,” ungkapnya. (intai)

Baca Juga

LAINNYA