Wakil Bupati Mesuji Bersama DLH Hadiri Peringatan HPNS

Mesuji, INTAILAMPUNG.COM – Wakil Bupati Mesuji Haryati Cendralela menghadiri acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar secara serentak di 15 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung, melalui zoom meeting bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Dengan tema “Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi”. Acara berlangsung di Taman Kehati Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mesuji S. Bowo Wiriyanto, S. Pd., MM. mengatakan, salah satu masalah pengelolaan sampah yang sangat mendesak dan perlu dilakukan penanganan secara kontinyu adalah masalah sejak ditingkat rumah tangga, melalui pemilhan sampah.

“Dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini dapat mendorong dan memotivasi masyarakat untuk mengelola sampah sehingga akan mempercepat terwujudnya Mesuji sehat, cerdas dan sejahtera,” kata Bowo saat di ruang kerjanya Rabu (11/03/2021) kemarin.

Menurutnya, salah satu upaya untuk mendukung percepatan program Mesuji bersih sampah di 2021 ini dengan di keluarkannya surat edaran Bupati Mesuji Nomor : LH.15/ /IV.11/MSJ/2021. Tentang Aksi Hari Peduli Sampah Nasional  Tingkat Kabupaten Mesuji Tahun 2021.

Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor SE.l/MENLHK/PSLB.3/PLB.O/2/2021 Tanggal 01 Februari 2021 tentang Hari Peduli Sampah Nasiona/ (HPSN) 2021. Dan Surat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Nomor: 005/0505N.10/2021 tanggal 10 Februari 2021 perihal Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Lampung 2021.

Atas dasar tersebut, diharapkan melalui surat edaran ini akan ada peran aktif dari masyarakat dan perangkat Desa Kecamatan hingga seluruh Opd yang ada di Kabupaten Bumi Ragab Begawe Caram ini dapat mengelola sampah baik organik maupun non organik melalui kearifan lokal yang ada di masing masing.

“Tujuan peringatan ini adalah agar pengelolaan sampah berjalan dengan optimal, maka diperlukan upaya terpadu, berkelanjutan dan bersinergi dengan semua unsur lapisan masyarakat untuk memperkuat partisipasi publik dalam upaya menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi melalui gerakan peduli sampah; dan memperkuat komitmen serta peran aktif produsen dan pelaku usaha lainnya dalam implementasi bisnis hijau dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi,” tambahnya lagi.

  Pelaku Residivis Yang Ditangkap Polres Mesuji Beraksi di 13 TKP, 3 Korbannya Meninggal Dunia

Hal senada juga sampaikan, oleh Kabid Pengelolaan Sampah Dan Limbah B.3 Serta Peningkatan Kapasitas Lingkungan Suswantoro, SH., bahwa berbagai langkah telah ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk menyukseskan program tersebut.

“Mulai dari kerja sama dengan berbagai pihak baik mulai dari tingkat Desa, Kecamatan hingga Organisasi Perangkat Daerah serta Bank yang ada di Bumi Ragab Begawe Caram ini, melalui kegiatan Corporate social responsibility dengan memberikan bantuan kepada 20 pelajar siswa siswi. Selain menjadi fokus utama demi tercapainya program tersebut,” terangnya.

Adanya peringatan tersebut, kata Suswantoro diharapkan tidak hanya mengatasi permasalah pendaur ulangan sampah. Namun, juga adanya nilai tambah yakni nilai ekonomis dari upaya daur ulang sampah tersebut.

“Karena hal tersebut secara otomatis akan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di masa pandemi seperti saat ini, sehingga sampah tersebut tidak hanya diolah tapi dimanfaakan dengan baik,” tuntasnya. (Daffi)