Dua Hari Dicari, Jasad Bripda Rifki Ditemukan Mengapung di Sungai Mesuji

INTAILAMPUNG.COM — Kabar duka menyelimuti pencarian Bripda Rifki Ardianto (23), anggota Polri yang dilaporkan hilang saat menjalankan tugas pengawalan kapal tongkang pengangkut kelapa sawit milik PT Prime Agri Resources (PT PAR).

Setelah dua hari dilakukan pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad Bripda Rifki pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.59 WIB.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengapung di perairan Sungai Mesuji. Lokasi penemuan berada sekitar 4,5 kilometer ke arah hilir dari titik perkiraan korban terjatuh dari kapal.

Peristiwa tersebut bermula ketika kapal LTT Agro Permai berlayar dari Dermaga 129 menuju Dermaga KMJ, Desa Gajah Mati, Kabupaten Mesuji, pada Rabu (9/9) malam.

Sekitar pukul 23.40 WIB, Bripda Rifki diketahui masih berkomunikasi dengan rekannya yang berada di darat.

Namun, saat pergantian piket pada Kamis (10/9) pagi, kru kapal menyadari korban sudah tidak berada di atas kapal.

Nakhoda kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas sekitar pukul 08.40 WIB.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian. Tim SAR gabungan bersama unsur kepolisian, TNI, serta masyarakat menyisir sejumlah titik di sepanjang alur Sungai Mesuji.

Pencarian berlangsung selama dua hari hingga akhirnya membuahkan hasil. Jasad Bripda Rifki ditemukan pada Jumat pagi dan langsung dievakuasi oleh tim.

Bripda Rifki diketahui merupakan anggota Direktorat Samapta Polda Sumatera Selatan. Korban berdomisili di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Informasi mengenai penemuan jasad tersebut telah diumumkan secara resmi oleh Basarnas Lampung. Pihak keluarga juga telah diberitahu, sementara proses pemulangan jenazah ke daerah asal tengah diatur.

  Dilema Kursi Sekda: Akankah Plt.Bupati Berani Ambil Langkah Tegas Terkait Kasus Hukum?

Di balik berakhirnya operasi pencarian tersebut, masih terdapat sejumlah pertanyaan mengenai kronologi kejadian. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan secara utuh bagaimana peristiwa hingga korban diduga terjatuh dari kapal.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang selama dua hari melibatkan berbagai unsur tersebut berakhir dengan kabar duka bagi keluarga dan rekan-rekan Bripda Rifki.

Laporan: Reka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *