BANDARLAMPUNG – intailampung.com Walau kuranng asupan makan karena sedang menjalani puasa. Dr Zam Zanariah mengaku kalori tubuh bisa membawa manfaat bagi orang berpuasa.
Hal ini saat acara Pesan-Trend Ramadhan “Puasa itu menyehatkan” Sabtu, (17/4/21) lalu. Dalam acara tersebut dr.Zam dan Ust.Asep Kholis N,S.H.I,M.Kom.I selaku narasumber di temani Adhi Mendoza sebagai host berbincang dan berdialog bersama para jamaah Majelis Alkarim Rasyid Indonesia.
Kata dia, pembatasan makan akan membuat tubuh melakukan penghancuran lemak tubuh. Pembatasan makan juga menyebabkan pengurangan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh. Dengan adanya pembatasan makan, berat badan akan turun, kolesterol akan turun, kadar gula darah juga menjadi lebih terkontrol.
Selain itu, puasa sepanjang hari akan mengurangi konsumsi camilan yang tidak sehat seperti coklat, keju, lemak dan mengurangi makanan yang manis dan asin yang belum tentu sehat bagi tubuh. Apalagi bagi orang yang merokok akan mengurangi konsumsi rokoknya setiap hari. Sehingga puasa akan membuat orang sehat menjadi tambah sehat dan orang dengan penyakit kronis (hipertensi, kencing manis, kegemukan dan kolesterol tinggi) akan membuat penyakit menjadi terkontrol.
“Kondisi ini tidak akan tercapai kalau dalam berpuasa, kita melakukan budaya balas dendam saat berbuka. Hindari makan yang pedas di awal berbuka puasa dan perbanyak minum air mineral, karena jika bales dendam saat berbuka puasa maka, tujuan pembatasan makan dan pembatasan kalori tidak tercapai,” jelasnya
“Pengendalian diri merupakan hal penting agar kita tetap sehat. Jiwa yang sehat kunci agar kita tetap sehat, ” singkatnya
Sementara Ust.Asep juga memberikan saran untuk berpuasa seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW, makan sebelum lapar berhenti sebelum kenyang, dan berbuka dengan buah kurma atau dengan yang manis serta melakukan makan saur untuk menjaga stamina dalam beraktivitas. (Rls/SMSI)












