Ini Pesan Aprozi Alam kepada Cahyadi Lamnunyai Untuk Pimpin Aspeknas DPC Metro

Bandar Lampung,Intailampung.com- Asosiasi Perkumpulan Konstruksi Nasional (Aspeknas) Provinsi Lampung menggelar Kongres Cabang II Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Metro.

Ketua Aspeknas DPD Provinsi Lampung, Aprozi Alam mengatakan, dilakukan pemilihan karena Ketua DPC kota Metro yang lama mengemban amanah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Hari ini melakukan konfres kedua Aspeknas Kota Metro. Pemilihan ini dilakukan secara aklamasi. Dengan demikian, Aspeknas Kota Metro untuk segera menyusun kepengurusan yang baru, agar roda Aspeknas bisa berjalan,” kata Bang Ozi sapaan akrab Aprozi Alam, di kantor DPD Aspeknas Lampung, Rabu, (15/9).

Sementara, Ketua DPC Kota Metro terpilih, A. Cahyadi Lamnunyai mengatakan, dirinya akan segera menyusun rencana kerja dan menyusun kepengurusan yang baru.

Ia menegaskan, secara kualitas, Sumber Daya Manusia (SDM) Aspeknas di Kota Metro yang bergerak di bidang konstruksi cukup, sehingga mempermudah dirinya untuk melakukan penyusunan tim kerja

“Langkah pertama setelah menjadi ketua Aspeknas kota Metro untuk menyusun rencana kerja untuk kepengurusan yang baru, SDM di Metro di dalam masyarakat jasa konstruksi cukup banyak. Tidak perlu lagi mengambil pengusaha dari luar, karena dari lokal bisa,” ujarnya.

Menurutnya, terpilihnya sebagai ketua DPC Aspeknas Metro secara aklamasi, karena mendapatkan dukungan dari Ketua Aspeknas Provinsi Lampung, Aprozi Alam dan beberapa anggota Aspeknas Kota metro.

Untuk itu, ia meminta agar para senior dapat membimbing dalam menahkodai DPC Kota Metro, agar bisa bertanggungjawab untuk kepengurusan 5 tahun kedepan.

“Tanpa adanya dukungan dari Bang Ozi, dan kawan-kawan, saya tidak akan bisa menahkodai perahu Aspeknas. Untuk itu, saya berjanji siap bertanggungjawab untuk menjalankan Apeknas di Metro dalam 5 tahun kedepan,” tegasnya.

Ia berharap, agar pemerintah dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara khususnya di Kota Metro agar dapat bersinergi dengan Aspeknas setempat.

  Kemendikbud-Ristek di Lampung, Saprul Al Hadi : Doakan Saja Taman Budaya Naik Grade A

“Kedepannya Aspeknas siap bersinergi dengan pemerintah daerah. Harapannya kedepan lebih diutamakan, karena SDM dari Kota Metro bisa bersaing,” harapnya.

Selanjutnya, bang Ozi juga meminta kepada satuan kerja (satker) ABPN agar kiranya dapat bermitra dengan Aspeknas Provinsi Lampung, SDM Aspeknas memiliki SDM yang mampu dalam hal perusahaan bonafit yang tidak kalah dengan perusahaan di luar Lampung.

Kemudian dirinya juga mengharapkan kepada pemerintah daerah dan satker APBN yang berada di Provinsi Lampung agar kiranya dapat mengutamakan pelaku jasa konstruksi lokal, baik di tingkat kabupaten kota atau di provinsi. Khususnya proyek APBN.

Untuk diketahui, proyek APBN di Lampung mencapai nilai triliunan rupiah, namun sangat ironisnya adalah bahwa kontraktor yang mengerjakan didominasi oleh pelaku jasa konstruksi di luar Provinsi Lampung.

“Khususnya proyek APBN Balai besar lalu APBN perumahan dan pemukiman,” terangnya

Dengan demikian, ia menegaskan bahwa jasa konstruksi proyek kecil ataupun proyek besar, Apeknas siap untuk bermitra

“Jadi kami minta kepada Satuan Kerja APBN di Provinsi Lampung, gunakan kontraktor yang ada di Lampung sehingga pelaku jasa kontraktor mendapatkan kesempatan lebih banyak di daerah dia sendiri,” jelasnya

Menganut kepada otonomi daerah, tentang undang-undang nomor 32, bagaimana memperdayakan pelaku jasa konstruksi di Lampung.

“Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini bahwa Instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bagaimana menciptakan proyek pemerintah seusai dengan peraturan presiden, sesuai jasa konstruksi cuma menganut tentang suasembada, artinya bahan material dan pelaku pekerjanya di provinsi Lampung,” pungkasnya. (*)