INTAILAMPUNG.COM – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Terbanggi Besar mengadakan pertemuan dengan Komite sekolah serta para wali murid kelas XI dan XII untuk membahas tentang laporan pemanfaatan dana PSMP (Peran serta Masyarakat dalam Pendidikan) TP 2022/2023 dan Sosialisasi Program sekolah Tahun ajaran 2023/2024.
Dalam sambutannya Kepala Sekolah SMKN 2 Terbanggi Besar, Wagiman Ralip S.pd., menyampaikan, bahwa dengan banyaknya guru PNS yang mengajar di SMKN 2 Terbanggi Besar memasuki masa pensiun dan kegiatan belajar di lanjutkan dengan guru honorer sehingga peran serta para wali murid sangat penting bagi sekolah.
“Di SMKN 2 Terbanggi Besar ini, sudah banyak tenaga pengajarnya yang diangkat menjadi guru PNS tahun 1990an sudah memasuki masa pensiun. Salah satu contoh untuk jurusan Tehnik Kendaraan Ringan hanya tinggal satu guru yang PNS sedangkan untuk pengangkatan PNS saat ini belum ada. Untuk itu, kegiatan belajar mengajar di lanjutkan oleh para guru honorer, yang memang harus di support dari dana komite. Jadi peran serta bapak ibu wali murid ini sangat kita harapkan untuk keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di SMK N 2 Terbanggi Besar ini karena itu merupakan kepentingan kita bersama,” ucap Wagiman (4/8/23).
Wagiman juga meminta kepada para orang tua wali murid untuk bersama sama mengawasi anaknya jangan sampai tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah dengan baik.

“Jangan sampai orang tua siswa tidak tahu apa yang dilakukan anaknya, pamitannya berangkat ke sekolah tapi ternyata mampir ke tempat yang lain. Jadi harus di pantau terus alpa, ijin dan sakit jangan sampai melebihi aturan sekolah. Apabila benar sakit harus di sertakan surat dokter sebab nanti yang akan rugi siswa itu sendiri,” tegasnya.
Ditambahkan oleh Wagiman bahwa di tahun ajaran 2023 ini SMK N 2 Terbanggi Besar tetap akan menerapkan kegiatan belajar mengajar seperti biasa hingga hari Jum’at dan sabtu tetap masuk dengan program sekolah sehat serta ekstra kurikuler lainnya.
“Tahun pelajaran 2023/ 2024 ini SMK N 2 Terbanggi Besar ini menerapkan belajar dari Senin sampai Jumat sampai jam 16:00 wib sedangkan di hari Sabtu tetap masuk seperti biasa dengan kegiatan senam sehat dan kegiatan bersih lingkungan sekolah, dan makan bersama yang merupakan program sekolah sehat. Selain itu juga akan adanya kegiatan liga sekolah yang di lakukan persemester. Jadi anak-anak wajib hadir karena ini masuk absen sekolah seperti biasa. untuk itulah orang tua wajib untuk memiliki no telepon dari wali kelas nya agar dapat memantau kegiatan anak-anaknya di sekolah,” tutupnya

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Sekolah SMKN 2 Terbanggi Besar Yosep Arnoly mengatakan, bahwa dasar hukum dari kegiatan laporan pemanfaatan dana Peran Serta Masyarakat dalam Pendidikan (PSMP) adalah Permendikbud nomor 75 tahun 2013 dan dari hasil penggalangan dana dari wali murid SMK N 2 Terbanggi Besar tercapai sekitar 79.8 Persen.
“Kegiatan ini dasar hukumnya adalah Permendikbud nomor 75 tahun 2013. Yaitu komite sekolah wajib melaporkan kepada orang tua wali tentang kegiatan Komite, tentang penggalangan dana dan tentang penggunaan dana. Tahun ajaran 2022/2023 lalu dengan jumlah 1.857 orang siswa terkumpul dana sekitar 79.8 persen. Kami telah melaporkan secara rinci dan tertulis anggaran komite sekolah. Uang yang bapak/ ibu berikan kepada kami ada semua ada di rekening Bank. Dan komite sekolah sudah selesai pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan, inspektorat dan Dirjenpendidikan dan saat ini pelaporan sudah berbasis website yang bisa di lihat oleh semua orang tua wali murid,” terang Yosep
Selanjutnya Yoseph mengatakan, bahwa dengan kondisi SMKN 2 Terbanggi Besar saat ini, banyak program dari sekolah yang membutuhkan peran serta dari orang tua wali murid guna menunjang peningkatan mutu pendidikan.
“Untuk menunjang praktek, sekolah berencana untuk membeli 27 buah komputer untuk pembelajaran Autocad serta mesin CNC Milling yang anggarannya kita ambil dari dana komite belum lagi program lainnya, maka kami harus lakukan efisiensi untuk kebutuhan lainnya. Karena itu membutuhkan dana yang besar sehingga hadirnya para wali murid ini sangat diharapkan peran sertanya agar anak anak kita dapat belajar dengan baik untuk menunjang ketrampilannya. Apabila kita semua menginginkan sekolah ini menjadi ikon yang terbaik maka orang tua wali murid juga harus peduli dengan kebutuhan sekolah. Untuk itulah kami membuka ruang diskusi, usulan dan saran untuk kemajuan sekolah ini,” pungkasnya. (zdk).












