RS-DSR Lamteng Jadi Rujukan Studi Kaji Banding RSUD Ryacudu

RSUD Ryacudu Kota Bumi Lampura, Lakukan Studi Kaji Banding ke RS-DSR Lamteng, hadir jajaran skpd Lampura beserta PLT Bupati Sri Widodo, dan dismbut PLT Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, beserta jajaran RS-DSR, Selasa (13/3/2018).

Lampung Tengah, Intailamlung.com – Rumah Sakit Demang Sepulau Raya (RS-DSR) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) jadi studi kaji banding Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kota Bumi, Lampung Utara (Lampura).dannbsp;

Studi banding dilakukan lantaran RSUD Ryacudu Kota Bumi ingin belajar ke RS-DSR Lamteng, dalam mengeloladannbsp;managemen rumah sakit serta pelayanan yang dilakukan.

Besar kemungkinan kenapa RS Ryacudu ingin belajar ke RS-DSR, adalah karena RS-DSRdannbsp;mampu bangkit dari keterpurukan. Dan kini mampu di akui sebagai rumah sakit tipe C yang mendapat perdikat paripurna bintang lima. Dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Pasalnya, PLT Bupati Lampung Utara Dr.H. Sri Widodo yang datang dengan 60 rombongan SKPD yang bersal dari struktur pemerintahan dan rumah sakit sangat terkesan dengan pelayanan rumah sakit RS-DSR.

“Kami sangat terkesan dengan sambutan yang baik dari RS-DSR, seperti naik pesawat boing 787, betul-betul luar biasa,” ucap Sri Widodo, yang terkesan dengan pelayanan rumah sakit Demang.

Kata Sri Widodo, selain memberikan pelayanan baik, kepada pasiennya, ternyata RS-DSR juga memperhatikan kesejahtraan pegawainya.dannbsp;

Lebih lanjut dikatakannya, kenapa kita tidak studi banding ke rumah sakit yang lebih bagus dan lokasinya jauh, misal ke Jakarta, dan malah lebih tertarik ke RS-DSR. Ini karena kita tertarik dengan semangat kerja dari RS-DSR.

“Yang kita ingin pelajari di RS-DSR adalah semangat kerjanya, dari “zero jadi Hero” kita gak salah belajar kesini,” kata Sri Widodo dengan kesan kagum terhadap pegawai RS-DSR.dannbsp;

  Smart, Begini Cara Sumarsono Membangun Kedaulatan Pangan 

Sri Widodo bercerita, bahwa pihaknya kenal dengan RS-DSR karena sering muncul di koran. Dengan kata bercanda, mengutarakan “sering muncul di koran karena banyak pemberitaan yang anah-anah tentang rumah sakit”.

“Tapi semua pemberitaan itu sudah hilang, dan yang saya dengar saat ini sudah bintang lima. Ini tentu sangat luar biasa,” terangnya.dannbsp;

“Kami tujuan ke sini gak aneh-aneh tapi ingin belajar dan di motifasi. Mohon di motifasi,” imbuhnya.dannbsp;

Sementara itu, PLT Bupati Lamtengdannbsp; Loekman Djoyosoemarto, S.Sos, sangat mengapresiasi studi kaji yang dilakukan RSUD Ryacudu ke RS-DSR.dannbsp;

Ia menilai bahwa kedatangan RSUD Ryacudu merupakan suatu kebanggan bagi RS-DSR bisa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan rumah sakit.dannbsp;

“Tentu kita sangat bangga dipilih sebagai lokasi studi kaji. Mudah-mudahan apa yang ada di RS-DSR ini, bisa di adopsi oleh RSUD Ryacudu Kota Bumi, Lampura untuk diterapkan disana,” tuntasnya.

Untuk diketahui, dalam studi kaji yang dilakukan RSUD Ryacudu Kota Bumi Lampura ke RS-DSR akan dilaksanakan selama dua hari, mulai dari 13-14 Maret 2018.(Intai).

Baca Juga

LAINNYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *