Dishub Lamteng Jadikan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Lamteng gelar lomba pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas, yang di ikuti 30 peserta pelajar tingkat (sma/smk) sedrajat Se-Lamteng, di Sparks Hotel, Bandar Jaya, Selasa (20/3/2018).

Lampung Tengah, Intailampung.com –dannbsp;Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), selenggarakan program lomba “Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2018”.

Sebagai langkah menyukseskan program pemerintah, dalam menangulangi resiko tingkat kecelakaan berlalulintas, yang disebabkandannbsp;human errordannbsp;(kesalahandannbsp;manusia)dannbsp;sebesar 80-90 persen.dannbsp;Dengan Penyumbang kecelakaan terbesar diakibatkan oleh anak-anak pelajar sekolah.dannbsp;Pemerintah ingin ajak-anak pelajar sekolah menjadi duta pelopor keselamatan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Lamteng, Kompol Syukur Kersana mengatakan, bahwadannbsp;Lampung Tengah menjadi kabupaten pertama, dan pertama kalinya di Lamteng, mengadakan kegiatan program pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas. “Acara ini di ikuti sebanyak 30 peserta dari pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) Se-Kabupaten Lamteng,” jelas Syukur, dalam acara didannbsp;Sparks Hotel Bandar Jaya,dannbsp;Selasa (20/3/2018).

Kegiatan berjalan atas kerjasama antara Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Tengah, Pemerintah Kabupaten Lamteng, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan Kepolisian Polres Lamteng.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Kabid Dishub) Lamteng Suryo Subroto mewakili sambutan Kadishub Lamteng Syukur Kersana mengatakan, bahwa terselengaranya kegiatan Pemilihan Pelajar Pelolor Keselamatan Lalu Lintas, dimaksudkan untuk mendidik anak pelajar sekolah agar lebih tertib dalam berlalulintas, dan menjadikan tertib berlalulintas menjadi budaya sehari-hari dalam berkendara.

Terlaksananya kegiatan ini juga atas dasar UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulitas dan angkutan jalan. Dan keputusan Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan RI Nomor 825/lj.025/dlgb/2010 tentang pedoman teknis pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalulintas dan angkutan jalan.dannbsp;

Serta keputusan Dinas Perhubungan Kabupaten Lamteng Nomor 045/kbps/d.b6.14 2018 tantang pembentukan panitia Pelajar Pelopor Keselamtan Lalu Lintas Kabupaten Lamteng.dannbsp;

  Bupati Loekman Jadi Ketua Baru IOF Lamteng

Kepala Bidang (Kabid) Keselamatan dan Trasportasi Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan, bahwa program Pelajar Pelolor Keselamatan Lalu Lintas, sudah menjadi program nasional. Setiap tahun pemerintah melaksanakan program lomba pelopor nasional, yang nantinya pelajar itu akan menjadi duta. “Duta di sekolahnya atau di daerahnya. Untuk menyebar luaskan tentang masalah ketertiban masalah etika berlalulintas di jalan, khususnya anak-anak sekolah,” terangnya.

Diakuinya, bahwa faktor penyebab kecelakaan dijalan itu akibatdannbsp;human errordannbsp;80-90 persen. Daridannbsp;human errordannbsp;itu yang melibatkan angka produktif luar biasa, dan salah satu penyebabnya adalah anak-anak sekolah. “Makanya pemerintah punya rasa kepedulian untuk menanamkan pendidikan etika berlalulintas kepada anak-anak sekolah dini,” bebernya.

Lanjut Bambang, karena mereka juga menjadi pelaku pengguna jasa transportasi, bahkan keseharianya mulai dari pagi hingga sore menggunakan trasportasi. Tidak dipungkiri sekarang ini, sudah banyak memakai sepeda motor. Walaupun sebenarnya belum boleh secara sikologis.dannbsp;

“Namun kenyataannya, rilnya demikian dan anak-anak ini kan rentan, emosionalnya masih tinggi. Nah ketika mereka diberikan pemahaman etika berlalulintas, diharapkan mereka menjadi lebih hati-hati, disiplin. Sehingga dapat menakan angka kecelakaan lalu lintas. Itu yang kita harapkan,” jelasnya.

Kalau nanti, lanjut kata Bambang, masing-masing daerah ada duta-nya, kita akan hidupkan pada setiap even sebagai pelajar plopor di daerahnya.dannbsp;

Harapan kita nanti anak-anak ini setelah kita libatkan ditingkat kabupaten untuk 3 besar kita kirim ke provinsi. Nanti Provinsi bertarung antar Kabupaten, tiga besar akan kita kirim ke nasional. Mereka yang menang nanti akan mendapatkan beasiswa, dan program. Untuk melaksanakan apa yang menjadi idenya. Kaitanya dengan program-program masalah ketertiban, budaya berlalulintas.dannbsp;

“Ini juga bentuk penghargaan anak-anak untuk peduli berlalulintas. Beasiswa diberikan untuk memacu semangat.dannbsp;Yang paling penting bagaimana kedepannya pendidikan berlalulintas masuk kurikulum. Atau menjadi pendidikan ekstra kulikuler,” ujarnya.

  Ingatkan JCH Jaga Kesehatan, Sekda : Haji Tahun Ini Mekkah dan Madinah Musim Panas

Dengan adanya kegiatan seperti ini harapan meningkatkan kesadaran berlalulintas, meningkatkan pengetahuan berlalulintas. Secara umum mampu mengurangi tingkat kecelakaan.

Dalam sambutan PLT Bupati Lamteng Yang diwakili Asisten Satudannbsp;Bidang Kesejahtraan Masyarakat Ahmat Azhar, MM, mengatakan, bahwa dalam mewujudkan tertib berlalulintas di butuhkan perhatian serius dan membutuhkan kordinasi baik antara instansi terkait. Sehingga mmpu mewujudkan tertib berlalulintas.

Kaitannya dengan program Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, peserta pelajar diharapkan bisa memperhatikan penjelasan yang diberikan. Sehingga nantinya apa yang di dapat bisa di tularkan ke sekolah masing-masing dan masyarakat dalam berkendara.dannbsp;

Karena hasil penelitian WHO,dannbsp;dannbsp;yangdannbsp; disebapkan faktor kelalaian ataudannbsp;human errordannbsp;memiliki kontribusi paling tinggi antara 80-90 persen, adalah akibat pelajar sekolah, kemudian angkutan dan akibat infstrukrur.dannbsp;

“Saya berharap dengan adanya lomba penilaian pelajar pelopor kesematan lalu lintas ini, nantinya pelajar lamteng telah mengikuti kegiatan ini bisa menularkan pengetahuanya dan harapan bisa menjadi duta polopor keselamatan berlalulintas,” pungkasnya. (Intai).

Baca Juga

LAINNYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *