Tekan Angka Kemiskinan, Plt Bupati Lamteng, Luncurkan Program Strategis Lintas Sektor

INTAILAMPUNG.COM – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus bergerak mempercepat penurunan angka kemiskinan. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menegaskan komitmennya melalui program inovasi unggulan bertajuk SEKINKER GELOWING (Sejahterakan Masyarakat Miskin melalui Kerja Sama CSR, Grebek Lawan, dan Waspada Stunting).

Nama program yang unik tersebut sengaja dipilih agar mudah diingat oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Melalui integrasi berbagai program unggulan, SEKINKER GELOWING diharapkan mampu menjadi solusi konkret yang menyasar langsung akar persoalan kemiskinan.

Meski terdengar seperti nama produk kecantikan, fokus utama program ini adalah mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus menekan angka stunting di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

Program tersebut merupakan bentuk intervensi terpadu yang tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi berkelanjutan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Hal itu disampaikan I Komang Koheri saat diwawancarai Intailampung.com usai kegiatan kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI di Sesat Agung Nuwo Balak, Sabtu (25/7/2026).

“Kami optimistis program inovasi SEKINKER GELOWING dapat menjadi strategi efektif dalam percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Lampung Tengah. Pemerintah daerah juga terus memperluas cakupan bantuan sosial berbasis data terpadu,” ujarnya.

Program ini mengedepankan pendekatan kolaboratif lintas sektor melalui sejumlah langkah strategis. Salah satunya mengoptimalkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menggandeng perusahaan dan pelaku usaha di Lampung Tengah agar penyaluran tanggung jawab sosial lebih tepat sasaran, khususnya untuk pengentasan kemiskinan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Selain itu, melalui gerakan Grebek Lawan, pemerintah melakukan aksi jemput bola ke permukiman warga untuk mendata, memantau, serta memberikan intervensi berupa bantuan pemenuhan gizi bagi balita dan ibu hamil. Program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi, pola asuh yang baik, serta pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

  Loekman Dukung Zona Integritas Bebas KKN di Tubuh PA Lamteng

“Kami berharap integrasi program SEKINKER GELOWING dapat menjadi solusi nyata dalam mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Tengah,” katanya.

Di sektor peningkatan pendapatan masyarakat, Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan meluncurkan pelatihan kewirausahaan gratis, bantuan modal usaha tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro, serta memperluas akses pemasaran produk lokal.

Sementara di sektor pertanian, pemerintah menyalurkan bantuan bibit unggul, pupuk, dan modernisasi alat pertanian guna meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ketahanan pangan petani skala kecil.

Untuk mengurangi kantong-kantong kemiskinan, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah permukiman padat maupun daerah yang masih terisolasi. Pembangunan jalan desa, penyediaan sarana air bersih, dan perbaikan sanitasi diharapkan mampu membuka akses ekonomi masyarakat.

“PR besar ini tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh pihak dan elemen masyarakat. Mari kita wujudkan Kabupaten Lampung Tengah yang Berdikari, untuk kita dan untuk semua,” pungkasnya.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Tengah, persentase penduduk miskin di kabupaten berjuluk Beguwai Jejamo Wawai tersebut tercatat sebesar 9,59 persen, dengan garis kemiskinan sebesar Rp553.397 per kapita per bulan. Jumlah penduduk miskin mencapai sekitar 127,83 ribu jiwa. (rki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *