INTAILAMPUNG.COM – Sudah genap sepekan Sekretaris Daerah (Sekda) Welly Adiwantra tidak terlihat menjalankan tugasnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.
Meski roda pemerintahan berpotensi terganggu, hingga saat ini pihak Pemkab belum memberikan pernyataan resmi maupun mengambil tindakan tegas terkait absennya pejabat tertinggi di jajaran ASN tersebut.
Berdasarkan pantauan di kantor Sekretariat Daerah sejak pekan lalu, ruang kerja Sekda tampak lengang. Sejumlah agenda penting yang seharusnya dipimpin langsung oleh Sekda terpaksa diwakilkan atau ditunda.
Sumber internal di Pemkab Lamteng menyebutkan bahwa yang bersangkutan tidak menghadiri apel pagi rutin maupun rapat koordinasi penting Pemkab tanpa keterangan yang jelas.
Kondisi ini mulai memicu sorotan dan kritik dari berbagai pihak, salah satunya dari Ketua NGO JPK Koorda Lamteng, Uncu Wenda yang menyebut absennya pejabat tinggi ASN dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa penunjukan Pelaksana Harian (Plh) atau Pelaksana Tugas (Plt) dinilai dapat menghambat jalannya administrasi, pelayanan publik, hingga penyerapan anggaran daerah.
”Sekda itu posisi sentral, pejabat tinggi ASN di pemerintahan. Kalau sepekan kosong tanpa ada penugasan resmi, tentu ini tanda tanya besar. Pemkab tidak boleh membiarkan pembiaran seperti ini sampai berlarut larut,” ujar Uncu, Senin (27/7/2026).
Untuk memastikan terkait hal itu, intailampung.com mencoba untuk bertemu dengan Plt Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, (BKPSDM) Kabupaten Lamteng, Zulfikar lrwan, S.Sos., M.M, Senin, (27/7/2026). Namun, dari keterangan stafnya, yang bersangkutan sedang menerima tamu, sehingga awak media intailampung.com di minta untuk menunggu.
Namun, ironinya kurang lebih satu jam intailampung.com menunggu tiba-tiba staf Plt BKPSDM Lamteng, menyampaikan bahwa yang bersangkutan keluar bersamaan dengan tamu yang sebelumnya menghadapnya.
“Bapak keluar lewat pintu belakang, jadi ngak ada di ruangan,” ujar staf yang dimaksud.
Absennya Sekda Welly dalam beberapa agenda penting pekan ini telah memicu spekulasi dan pertanyaan publik terkait roda pemerintahan daerah.
Begitu juga ketika intailampung.com mencoba menemui Inspektur Kabupaten, Try Hendriyanto dari keterangan staff nya yang bersangkutan tidak berada di tempat.
Dalam hal ini, masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemkab Lamteng, berharap Plt Bupati, l Komang Koheri segera mengambil keputusan, baik memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik maupun melantik Plh atau Plt, agar jalannya roda pemerintahan tidak semakin terbengkalai. (rki/red)












