Reno Akan Jadi Perioritas Pemkab Lamteng

Plt Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, S.Sos, memberikan bantuan kepada keluarga Reno.

Lampung Tengah, Intailampung.com — Viralnya anak berusia 8 tahun bernama Reno yang mengasuh kedua orang tuanya di Kampung Kotagajah Timur Dusun 4, Lampung Tengah (Lamteng), mendapat perhatian serius dan khusus dari Pemerintah Kabupaten Lamteng.

Plt Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, S.Sos, yang menyaksikan langsung kondisi rumahdannbsp;yang ditempati Reno dan keluarganya tak layak huni. Langsung meminta kepada jajaran skpd terkait untuk segera memberikan bantuan bedah rumah dan bantuan sembako.

“Kita berikan bantuan sembako, alas tempat tidur dan sejumlah uang. Namun saya sangat bersyukur Linmas kampung Kota Gajahdannbsp;Timur yang sudah mempunyai gagasan untuk membedah rumah Reno menjadi lebih layak huni,” ucapnya.

Reno yang mengasuh kedua orang tuanyadannbsp;Mimin-Sudarto, yang keterbelajangan mental semenjak tiga tahun, membuat Reno tak pernah mengenyam bangku pendidikan. Sehingga harapan besar ia ingin bisa sekolah layaknya anak seusianya.

“Untuk sekolah Reno saya sudah minta dinas Pendidikan agar Fasilitasi sekolahnya semua biaya akan kita upayakan, jangan sampai Reno tidak sekolah,” ujar Loekman

Tambah Loekman, Inilah salah satu wujud kepedulian masyarakat seperti Kepala Kampung Kota Gajah Timur bersama Linmas langsung mempunyai gagasan yang sagat baik sekali dalam mengatasi permasalahan seperti ini.dannbsp;

“Pihak Pemerintah daerah akan terus pantau perkembangannya dari mulai keluarga sampai anaknya reno,” tandasnya.

Sementara Kepala Kampung Kota Gajah Timur Ismail mengatakan, bahwa gagasan membedah rumah ini datang dari anggota Linmas. “Alhamdulilah kita sudah mulai membuat Batako, besok Minggu kita akan mulai pembokaran rumah Reno me jadi layak huni,” terangnya.

Semenjak pemberitaan ramai sudah banyak bantuan yang datang, sampai hari ini sudah cukup banyak terkumpul perkiraan sampai Rp 16000000, ini tadi dari perwakilan yang ikut penutupan Prajabatan terkumpul Rp 2 juta rupiah.

  Edarkan Sabu Seberat 25 Gram, Warga Tanjung Ratu di Ciduk Tim Tekab 308 Polres Lamteng 

Camat Kota Gajah Muliawan mengatakan, bahwa pihaknya sudah berkordinasi, terkait sekolah Reno. Kita sudah kordinasi dengan UPTD Pendidikan. “Sehingga sesuai perintah plt Bupati kita akan pantauan pendidikannya, bedah rumah kepala kampung juga sudah siap bersama linmas pungkasnya,” jelasnya.dannbsp;

Untuk di ketahui, kehidupan Reno Anwar (8) sangat miris. Bagaimana tidak, dia tak pernah mengenyam pendididkan di bangku sekolah sejak lahir ke dunia.dannbsp;Bocah yang bermukim di Dusun Gajah Timur 4, Kota Gajah Timur, Kota Gajah, Lampung Tengah, Lampung, ini rela kehilangan masa depannya demi mengurus kedua orang tuanya, Mimin Sudarto (50) dan Jiyah (50), mengalami gangguan jiwa sejak beberapa tahun lalu.

Reno bersama kedua orang tuanya tinggal di rumah berukuran 4 x 5 meter persegi dengan berdindingkan papan dan berlantaikan tanah. Seorang diri mengurus ayah dan ibunya. (Intai).

Baca Juga

LAINNYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *