DPRD Metro Tolak Peremajaan Shopping Center di Pihak Ketigakan

METRO, INTAILAMPUNG.COM – Sebagai lembaga kontrol sosial masyarakat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro tidak setuju jika pembangunan peremajaan Shopping Center di pihak ketigakan. Mengingat Pemerintah Kota (Pemkot) Metro sendiri mampu dalam melakukan peremajaan tersebut.

“Betul harus dilakukan pembangunan. Tapi kita kan mampu kenapa harus di pihak ketigakan. Kita melihat sisi kelaikan, kemanan, keindahan dan lainnya. Jadi kami menolak kalau peremajaan pakai pihak ketiga. Karena kita kan mampu,” ucap Anna Morinda Ketua DPRD Kota Metro, Minggu (16/6/2019).

Contohnya, kata Anna Morinda, pembangunan Gedung Sesat Bumi Sai Wawai atau MCC yang menelan APBD Kota Metro puluhan miliar. Bahkan, jika ditotal mencapai Rp 42 miliar. Ini menandakan kekuatan APBD mencukupi untuk membangunan gedung-gedung berskala besar.

Anna Morinda mengatakan, pihaknya mendukung adanya pembangunan untuk perbaikan Shopping Center. Mengingat usia bangunan yang sudah berumur lebih dari 35 tahun.

Baca Juga

”Jadi sangat jelas contohnya ada. Jangan bilang kita tidak mampu. Mari kita berkaca dari pengalaman. Gunakan APBD, keuntungannya pun jauh lebih banyak, apalagi ini bangunan pasar,” paparnya.

Di jelaskannya, bahwa penolakan DPRD akan menggunakan pihak ketiga menyusul terbitnya surat pemberitahuan Dinas Perdagangan nomor 030/64/D.18.03/2019, tanggal 25 April 2019, kepada eks pedagang/penyewa toko dan PKL di seputar Shopping Center.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Leo Hutabarat membenarkan adanya surat tersebut. Ia mengatakan, terbitnya surat terkait rencana peremajaan perbelanjaan yang sudah berdiri lebih dari 38 tahun. (iwn/intai).

 

LAINNYA