PESAWARAN, INTAILAMPUNG.COM – HUT Pesawaran ke 12 yang bertajuk khua belas tahun helau yang digelar oleh pemerintah setempat, menua kontroversi di kalangan masyarakat Pesawaran.
Masyarakat menilai pelaksanaan HUT Ke-12 Kabupaten Pesawaran amburadul dan tidak profesional.
Hal ini diungkapkan masyarakat melalui Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Pesawaran Arif Roni di sekretariatnya, Rabu (31/7/19).
“Banyak sekali masyarakat merasa kecewa pelaksanaan HUT Pesawaran yang ke 12 tahun yang digelar Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Amburadul seperti sonsistemnya kurang memuaskan, ketika artis ibu kota (Cita Citata) mendaulat untuk Bupati Dendi Romadhona dan Wakil Bupati Eriyawan untuk keatas panggung nyanyi bersama,” ungkapnya
Arif Roni juga menilai dalam pelaksanaan HUT yang digelar selama 6 hari ini tidak sedikit dalam merealisasikan anggaran bahkan sampai ratusan juta rupiah. Namun dari penilaiyan hingga kecewaan masyarakat pelaksanaan yang digelar tersebut bisa membuat nama Provinsi Lampung kususnya Kabupaten Pesawaran tidak bisa profesional membuat suatu kegiatan untuk menunjukan kemasyarakat.
“Ko kegiatan besar pemerintah setempat, sampai menelan anggaran besar bukti dilapangan tidak sesuai yang diharapkan oleh semua masyarakat pesawaran,” kata dia
Selain ketua LAMI biasa dipanggil dengan sapaan akrabnya Bang Dul mengharapkan terhadap, pemerintah agar bisa lebih berpikir matang membuat kegiatan besar apalagi yang bersifat HUT Pesawaran, jangan berpikir yang diduga mencari keuntungan melalui hal hal terkait.
“Kita meminta terhadap Bupati agar kedepannya mengepaluasi terlebih dahulu. Untuk perhelatan kedepannya supaya pesawaran tidak menjadi perhatian masyarakat tidak profesional dan banyak menilai ??? karena anggaran besar acara ko seperti ini,” pungkasnya. (Oni).











