Dedi Hermawan Sindir Biro Adbang dan BPK Lampung Terkait Perjalanan Dinas yang Disoal

Dr. Dedi Hermawan

Bandar Lampung, Intailampung.com-Pengamat Kebijakan Publik Universitas Lampung (Unila), Dedi Hermawan, mempersoalkan perjalanan dinas yang ada pada Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Lampung.

Dosen Universitas Lampung ini mengaku heran dengan anggaran perjalanan dinas Adbang yang mencapai Rp1,1 miliar. Dedi meminta kepada kepala daerah untuk mengevaluasi anggaran yang dinilai terlalu pemborosan dan pemerintah pusat untuk mengevaluasinya.

Dedi mengatakan, salah satu masalah klasik tata keuangan sektor publik yang hingga saat ini belum tuntas setelah reformasi. Temuan-temuan BPK dianggap “sepi” dan sama sekali tidak menjadi input perbaikan kedepannya.

“Ini juga pertanda lemahnya komitmen kepemimpinan pemerintah daerah untuk agenda reformasi birokrasi dalam hal tata kelola keungan daerah yang efisien, efektif dan ekonomis,” kata Dedi, Kamis (17/11/2022)

Dirinya menambahkan, terlihat sekali gerak lamban membenahi pengeloan keungan publik. Perlu tekanan publik yang lebih kuat agar pemerintah daerah mengelola keungan secara tepat sasaran.

“Semua harus diawali dengan seruan kepala daerah untuk menciptakan kegiatan perjalanan dinas yang penuh tanggung jawab dan jauh dari pemborosan. Kemudian pemerintah pusat juga harus lebih tegas untuk mengevalusi dan memberikan punishment (hukuman),” pungkasnya

Sebelumnya, Ketua Lampung Tranparansi anggaran (Lantang) menyoroti anggaran fantastis, yang ada di Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Lampung. Yakni perjalanan dinas yang mencapai Rp1,1 Miliar dan Rp222 juta untuk makan dan minum. Anggaran Biro ini disebutkan, Lantang nampak secara jelas yang direalisasikan oleh pelaksana kegiatan tidak sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Pasalnya anggaran yang di kelola oleh Biro Adbang tersebut diduga tidak mungkin akan habis terpakai seluruhnya untuk anggaran makan dan minum seluruhnya.

Menanggapi itu, Plt Kepala Biro Admistrasi Pembangunan Adbang, Binarti Bintang membantah terkait tudingan dari Lantang. Menurut hematnya apa yang disampaikan tidak benar.

  Pengurus PMI Provinsi Lampung lakukan persiapan kegiatan Vaksinasi bersama PMI Pusat

“Mana ada yang berani Mark up mas,” kata Binarti. (Bong)