INTAILAMPUNG.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, SE, M.Sos.I., menghadiri kegiatan launching program pengembangan Literasi dan Numerasi berbasis digital yang diadakan PT. Gunung Madu Plantation, (GMP) di Gedung GSG Kecamatan Buminabung, Selasa, (15/7/2025).
Kegiatan itu bekerja sama dengan yayasan The HEAD Foundation, dan Enuma Edukasi Indonesia. Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi (Literasi), serta kemampuan memahami, menerapkan, dan berpikir tentang angka dan konsep matematika (Numerasi) melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dalam sambutan Kadisdikbud Lamteng, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi sebesar-besarnya kepada PT. GMP The HEAD Foundation, dan PT Enuma Edukasi Indonesia (EEl).

Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya membawa teknologi ke Sekolah-sekolah, tapi juga membawa harapan baru bagi anak-anak sekolah saat ini.
“Program “Sekolah Enuma” ini diharapkan bukan sekadar proyek. Ini adalah jembatan yang menghubungkan semangat anak didik kita dengan dunia digital yang lebih luas,” tuturnya.
Salain itu, program ini bertujuan untuk membekali lndividu dengan keterampilan yang relevan di era digital, memungkinkan mereka untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat dan menghadapi tantangan global saat ini.
“Selain untuk meningkatkan kecakapan digital, program ini sebagai upaya untuk membangun kesadaran akan literasi digital. Termasuk etika digital, keamanan digital, dan budaya digital yang positif,” ujar Nur Rohman.
Lebih lanjut dia memaparkan, bahwa program ini dirancang untuk mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan, termasuk kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam lingkungan digital.
Serta untuk memastikan akses yang merata ke teknologi dan internet bagi seluruh lapisan masyarakat. Dimana saat ini keterampilan literasi digital di kalangan masyarakat yang masih banyak belum terbiasa dengan teknologi digital.
“Dengan meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi masyarakat, terutama generasi muda, melalui pemanfaatan teknologi digital, Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan dan peluang di era digital,” pungkasnya. (rki)












