Nur Rohman : Ada CKG Serentak 4 Agustus 2025, Satuan Pendidikan di Imbau Siapkan Tempat Untuk Deteksi Kesehatan Siswa Sejak Dini 

INTAILAMPUNG.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, menghimbau semua satuan Pendidikan setempat untuk mempersiapkan tempat atau ruangan, untuk pelaksanaan digelarnya kegiatan Cek Kesehata Gratis, (CKG) secara serentak se-lndonesia, pada Senin 4 Agustus 2025.

Kadisdikbud Lamteng, Dr. Nur Rohman, SE, M.Sos.l., menyampaikan, bahwa pada tahun 2025, Pemerintah menargetkan sebanyak 53 juta peserta didik di seluruh Indonesia untuk mengikuti program CKG Sekolah.

Program ini, akan menjangkau 282.317 satuan pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK, termasuk SLB, Madrasah, Pesantren, serta Sekolah Rakyat.

“Jadi hari Senin besok tim Kesehatan akan datang ke Sekolah-sekolah untuk CKG. Namun sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan pihak Dinkes, dan memberitahukan kepada masing-masing satuan pendidikan terkait program ini, agar tiap satuan pendidikan bisa menyiapkan ruangan atau hal yang diperlukan,” tutur Kadisdikbud, Lamteng ini melalui pesan WhatsApp, Sabtu (2/8/2025).

Tujuan utama program CKG Sekolah lanjut Nur Rohman adalah untuk melakukan deteksi dini kondisi kesehatan siswa dan mencegah potensi penyakit sejak dini. Selain itu program juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan dan mendeteksi penyakit lebih awal, seperti membantu menemukan masalah kesehatan pada siswa sejak dini, seperti gangguan penglihatan, karies gigi, hingga risiko penyakit kronis seperti diabetes.

“Selain siswa SD-SMA sederajat, anak usia 7-17 tahun di luar satuan pendidikan juga mendapatkan CKG sekolah, yang dilaksanakan di Puskesmas. Sementara jenis pemeriksaan CKG sekolah, yang diberikan sesuai kelompok umur dan jenjang pendidikan, seperti cek gizi, Gigi, pemeriksaan Indera , mata dan telinga, Kesehatan jiwa, anemia dan lain-lain,” terangnya.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan pada siswa, seperti gaya hidup tidak sehat atau riwayat keluarga dengan penyakit tertentu. Artinya, dengan deteksi dini, penanganan yang tepat dapat diberikan, sehingga mencegah komplikasi lebih lanjut dari suatu penyakit yang di derita siswa.

  Panggil Firman Rusli ! Proyek SPAM Rp 8 Miliar Dia Terlibat, Katakan Sebernarnya

“Intinya adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa, orang tua, dan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mendeteksi masalah kesehatan sejak dini. Dalam hal ini kita juga berkoordinasi dengan Disdikbud, Puskesmas, dan pihak terkait,” pungkas Kadisdikbud Lamteng. (rki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *